Kim Siwoo dan Hideki Matsuyama menjaga peluang Asia untuk mencapai prestasi terbaik pada Masters Tournament.

Meski terpaksa melakukan putting dengan 3-wood di empat hole terakhirnya Kim Siwoo berhasil mempertahankan posisi bersaingnya pada akhir putaran kedua di Augusta National Golf Club kemarin (9/4). Kali ini ia berhasil memperbaiki catatan skornya dengan menorehkan skor 69. Skor total 4-under 140 kini menempatkannya di peringkat T6, yang juga dihuni oleh wakil Asia lainnya, Hideki Matsuyama.

Kim terpaksa menggunakan 3-wood untuk melakukan putting di empat hole terakhirnya menyusul peristiwa di hole 15. Ia melampiaskan rasa frustasinya di hole tersebut, menyusul tiga putt di hole 14, yang memberi satu-satunya bogey pada hari itu, plus chipping yang buruk di hole 15. Putter-nya pun menjadi rusak lantaran ia membantingnya.

Meski demikian, dengan empat birdie di kartu skornya, Kim masih menempati posisi yang ideal untuk melanjutkan persaingan pada akhir pekan. Bersama lima pegolf lainnya, ia berjarak tiga stroke dari Justin Rose, yang mempertahankan keunggulannya di puncak klasemen.

”Saya beruntung. Di beberapa hole terakhir, saya menghadapi putting bernilai birdie, jadi tidak ada tekanan di sana,” tutur Kim. ”Namun, saya merasa frustrasi, seperti di hole 14, chipping di hole 15. Bukan maksud saya (merusak putter), tapi akhirnya malah rusak.”

Ia sebenarnya berpeluang mendapatkan birdie kelimanya hari itu di hole 16 par 3. Sayangnya, peluang birdie dari jarak sekitar 4 meter itu gagal ia masukkan. Pemegang tiga gelar PGA TOUR ini kemudian memastikan dua par lagi di dua hole terakhirnya. Mengingat putter-nya rusak dalam kondisi bermain yang normal, ia tak dapat langsung menggantinya, meskipun ia bisa menggunakan putter baru pada putaran ketiga hari ini. Ia akan bermain dengan Cameron Champ pada akhir pekan ini.

Dengan salah satu runner-up tahun lalu, Im Sungjae yang harus gagal lolos cut setelah bermain 77-80, Kim kini menjadi satu-satunya harapan Korea untuk memperbaiki prestasi Asia pada The Masters.

 

 

”Ketika masih kecil, saya selalu menonton Masters dan Major lainnya. Jadi, ini sebuah kehormatan dan kebanggaan bagi saya. Saya berharap saya masih ada di sini hari Minggu nanti,” tuturnya.

Performanya sendiri terbilang sangat baik. Pukulannya hanya meleset di satu fairway. Ia juga berhasil mencapai 13 green in regulation. Keempat birdie yang ia torehkan juga ia dapat dari jarak dekat. Lalu di hole 13 par 5 ia sempat berpeluang mendapatkan eagle dari jarak 3 meter, sebelum akhirnya harus puas dengan birdie.

Sementara itu, Matsuyama yang sudah dua kali masuk sepuluh besar pada ajang ini, membukukan eagle di hole 13 setelah chipping-nya dari luar green berhasil masuk. Ia menorehkan dua birdie lainnya di hole 9 dan 15, dan mendapat tiga bogey untuk skor 1-under 71. Tahun ini menjadi tahun kedua berturut-turut baginya memulai putaran ketiga dari posisi T6.

”Kondisinya cukup berbeda dari kemarin, tapi secara keseluruhan saya main bagus lagi dan puas dengan hasilnya,” ujar pegolf berusia 29 tahun pemegang lima gelar PGA TOUR ini.

”Saya cukup beruntung di hole 13, tapi senang bolanya bisa masuk. Saya suka posisi saya sekarang, tapi saya harus bekerja lebih keras lagi, dan berharap besok bisa berada di posisi yang sama atau lebih baik lagi.”

Matsuyama berniata bisa mengikuti jejak rekan senegaranya, Tsubasa Kajitani, yang menjuarai Augusta National Women’s Amateur hari Minggu lalu. Sejauh ini prestasi terbaiknya ialah ketika berhasil finis di posisi kelima pada tahun 2015.

Satu wakil Asia lainnya, C.T. Pan juga harus pulang lebih awal. Pegolf China Taipei yang bulan November lalu finis di posisi T7 ini bermain dengan skor 71, menyusul 79 pada putaran pertama. Namun, Pan tidak sendirian lantaran juara bertahan Dustin Johnson (74-75), Lee Westwood (78-71), dan Brooks Koepka (74-75) juga harus pulang lebih dulu.