Pegolf tuan rumah Kentaro Nanayama mengawali ATI Ciputra Golfpreneur Junior World presented by AKI hari ini (21/5) dengan permainan mengesankan. Remaja berusia 16 tahun ini membukukan skor 5-under 67 dan kini berada di peringkat kedua klasemen sementara.

Turun di Kelas A (15-18 tahun), Kentaro yang bermain dari hole 10 di Damai Indah Golf PIK Course, memulai kejuaraan ini dengan meyakinkan. Ia berhasil menorehkan birdie pertamanya di hole pembuka, sebelum kemudian menambah dua lagi di hole 13 dan 14. Ia bermain 4-under di sembilan hole pertamanya.

Memasuki sembilan hole kedua, Kentaro menambah koleksi birdie-nya di hole 3, namun harus menorehkan par di enam hole terakhirnya. Skor 67 miliknya ini praktis menjadi skor terbaiknya selama mengikuti ajang tahunan ini.

“Permainan saya hari ini cukup solid. Hole pertama saya bisa mencetak birdie, lalu ditambah tiga birdie lagi. Namun, di sembilan hole kedua, tempo permainan sedikit menurun. Birdie tambahan baru bisa saya dapatkan di hole 3, dan sisanya lebih banyak par,” jelas Kentaro.

Menjelang siang, angin mulai banyak bermain di lapangan karya desainer Robert Trent Jones Jr ini. Tidak mengherankan jika kemudian Kentaro harus berusaha mengamankan skornya hari ini dan berhasil menghindari skor bogey di kartu skornya.

“Sejak sembilan hole kedua, angin berembus cukup kencang. Posisi pin cukup sulit sehingga saya mencoba untuk membuat skor minimal par,” imbuh pegolf yang kini berada di peringkat 4 Order of Merit Junior Golf Tour Asia ini.

“Saya tidak akan memikirkan hasil hari ini dan akan melanjutkan permainan saya seperti biasa.” – Kentaro Nanayama

“Besok saya akan memulai dengan permainan yang baru. Saya tidak akan memikirkan hasil hari ini dan akan melanjutkan permainan saya seperti biasa,” imbuh remaja yang berayahkan seorang Jepang dan ibu Indonesia ini.

Pimpinan klasemen sementara dipegang oleh pegolf Australia berdarah Korea, Joong Soo-yang, yang menorehkan skor 8-under 64. Ia berhasil bangkit dari bogey yang ia dapatkan di hole pertama untuk kemudian menorehkan empat birdie dan sebuah eagle di hole 6.

Sama seperti Kentaro, di sembilan hole kedua ia mulai mendapat rintangan baru dengan berembusnya angin pada siang hari. Meski demikian, Jung berhasil menorehkan eagle keduanya di hole 11 untuk mengukuhkan dirinya dengan 8-under, setelah menuntaskan tujuh hole berikutnya dengan dua birdie dan dua bogey.

Dua kelas yang lebih kecil, Kelas B (12-14 tahun) dan Kelas C (11 tahun ke bawah) didominasi oleh pegolf Thailand. Pongsapak Laopakdee memimpin dengan skor 1-under 71 di Kelas B, sedangkan Chaiyaphat Wongwien menorehkan skor 69 untuk memimpin Kelas C.

Adapun dari kelas putri, pegolf Thailand yang juga merupakan juara bertahan, Phannarai Meesom-us juga mengawali turnamen ini dengan skor 5-under 67. Ia membukukan skor 5-under di sembilan hole pertamanya, termasuk tiga birdie berturut-turut di hole 13, 14, dan 15, sebelum kemudian mendapat dua birdie dan dua bogey di sembilan hole terakhirnya. Pesaing terdekatnya saat ini ialah pegolf Afrika Selatan Megan Julia Streicher yang bermain even par 72.

Dari Kelas B, persaingan ketat terjadi antara pegolf Filipina Eagle Ace Super dan pegolf Thailand Natachanok Tunwannarux. Keduanya bermain 5-over 77 dan mengungguli Mirabel Ting Ern Hui dari Malaysia dan Butpapaporn Sukterm dari Thailand dengan selisih satu stroke.

Dari Kelas C, pegolf Thailand lainnya, Jidapat Siddhirujirot memegang kendali hari pertama dengan skor 77. Ia berhasil mematok skor terendah dengan pesaing terdekatnya adalah Guo Jun Xi dari Singapura dan Reese Allyson Ng dari Filipina yang bermain dengan skor 88.

Untuk pertama kalinya, ajang ini mendapat sokongan dari Junior Golf Tour Asia. Organisasi yang memiliki afiliasi dengan American Junior Golf Association ini telah hadir sejak 2017 untuk memberi status bagi para pegolf junior se-Asia Pasifik untuk mendapat kesempatan bermain pada ajang-ajang AJGA.

Leave a comment