Pegolf junior Indonesia Kentaro Nanayama dan pegolf junior China Tian Qi berhasil menjuarai Best Gross Overall pada gelaran Mandiri Pondok Indah International Junior Golf Championship kemarin (22/12). Kentaro berhasil mencatatkan total skor 5-over 221, sementara Tian Qi bermain 10-over 226.

Kentaro yang bermain di kategori Boys B memang bermain lebih baik daripada sejumlah pemain yang bermain di Boys A, seperti Alexander Valentino dan Jonathan Wijono.

Jonathan sempat bermain 72 pada hari pertama, namun tersandung pada putaran kedua setelah bermain 79. Meski bermain 1-over 73 pada hari terakhir, ia hanya bisa menjuarai kategori Boys A. Sementara Alexander Valentino, meski bermain even par pada putaran final, total skor 11-over 227 membuatnya berada di peringkat kedua Boys A. Adapun Alfred Raja Sitohang memenangkan kategori Boys B.

Kentaro sendiri memulai turnamen yang telah memasuki edisi kelima ini dengan kurang meyakinkan. Skor 4-over 76 membuatnya jauh berada di bawah pegolf Filipina Carl Jano Corpus, yang bermain di kategori Boys A. Namun, keesokan harinya ia mencatatkan skor 1-over 73 sebelum akhirnya mencatatkan skor even par 72 untuk menang dengan keunggulan 3 stroke dari Jonathan Wijono.

”Saya pikir kemenangan ini dibantu juga oleh putter baru saya,” ujar remaja berusia 14 tahun ini. ”Setelah ganti putter, saya jadi lebih percaya diri untuk melakukan pukulan secara agresif.”

Kentaro juga mengakui bahwa keberhasilannya kali ini juga tak lepas dari kekurangberuntungan pemain lain. ”Ada pemain yang kurang beruntung sehingga memberi saya motivasi untuk bermain lebih bagus,” tandasnya.

Sementara itu, pegolf berusia 16 tahun asal China, Tian Qi berhasil mengungguli pesaingnya, di antaranya Rivani Adelia Sihotang dan Ribka Vania. Bermain dengan total skor 10-over 226, ia unggul 2 stroke dari Ribka untuk menjuarai turnamen yang baru pertama kali ini ia ikuti.

”Ini pertama kalinya saya bermain di lapangan ini,” tutur Tian Qi didampingi manajernya. ”Angin dan green menjadi faktor yang paling berat ketika bermain di sini.”

Sama seperti Kentaro, Tian Qi menyebut permainan putter-nya sepanjang pekan sangat membantu. Meskipun demikian, ia menilai permainan iron-nya belum memuaskan.

”Saya pikir kalau permainan iron saya bisa lebih baik, tentu semuanya bisa lebih baik lagi,” sambung Tian Qi yang mengaku mulai bermain golf sejak usia 6 tahun.

Meski gagal memenangkan Best Gross Overall, Ribka Vania berhasil menjuarai kategori Girls A. Adapun Girls B dimenangkan pegolf China lainnya, Yin Ruoning.

Pada gelaran kelima ini, untuk pertama kalinya tim Thailand tidak bisa mengirimkan perwakilannya. Panitia mengungkapkan bahwa ketidakhadiran tim Thailand kali ini disebabkan oleh diadakannya pemusatan latihan junior yang waktunya bertepatan dengan penyelenggaraan turnamen.

”Sebulan sebelum penyelenggaraan turnamen ini perwakilan mereka sudah menyampaikan permohonan maaf karena kali ini tidak dapat berpartisipasi,” tutur Netty Hariadi, Ketua Panitia Mandiri Pondok Indah International Junior Golf Championship ini.

Turnamen ini sendiri menandakan partisipasi perdana Bank Mandiri pada ajang yang sudah berlangsung selama lima tahun ini. Bank terbesar di Indonesia ini menunjukkan kepeduliannya untuk perkembangan golf dengan menjadi sponsor utama turnamen junior, yang tentunya sangat fundamental untuk masa depan golf di Indonesia.