Pegolf asal Paraguay Fabrizio Zanotti mempertontonkan kemenangan mengagumkan dengan menyalib para pegolf lainnya untuk menjuarai Maybank Championship pada putaran terakhir yang berlangsung hari ini (12/2). Kemenangannya itu, di antaranya, ia hasilkan dengan mencatatkan eagle di hole pamungkas yang memberinya skor 9-under 63.

Zanotti mengawali hari keempat dengan tertinggal enam pukulan di belakang juara The Masters asal Inggris, Danny Willet. Namun, performanya pada hari terakhir membuatnya berhasil membawa pulang hadiah sebesar US$500.000 setelah mengakhiri turnamen kolaborasi Asian Tour dan European Tour ini dengan 19-under 269.

Sebanyak lima pemain, termasuk juara Order of Merit 2014 Asian Tour David Lipsky, Willet, Bernd Wiesberger, dan Alexander Levy berbagi posisi teratas pada putaran keempat sebelum Zaneti mencatatkan birdie di hole 17 dan berbalik memimpin turnamen ini.

Memainkan green di hole 18 par 5, Zanotti melakukan putting sejauh 12 kaki untuk mencatatkan eagle setelah sebelumnya melakukan approach dari jarak 249 yard. Ini merupakan kemenangan European Tour kedua baginya, setelah sebelumnya menjuarai BMW International Open 2014.

”Saya kira ini merupakan putaran terbaik dalam karier saya, jadi saya amat bahagia. Hari yang benar-benar baik, pekan yang benar-benar baik, dan saya benar-benar senang,” ujar Zanotti seusai menerima trofi.

”Rasanya sungguh puas bisa menang lagi. Saya banyak berlatih dan tak menampilkan performa terbaik, gagal lolos cut dalam tiga turnamen berturut-turut. Tapi hal itu sudah menjadi masa lalu dan sekarang saya juara lagi.”

David Lipsky, pemenang Omega European Masters 2014 pantas merasa kecewa lantaran gelar yang diperebutkan di Saujana Golf and Country Club ini sebenarnya berada dalam jangkauannya.

”Saya tak melakukan banyak pergerakan di sembilan hole pertama. Saya mengamankan par di hole sembilan dan hal itulah yang masih memberi peluang buat saya,” kata Lipsky. ”Dari situ saya mulai panas. Saya tetap sabar dan kesabaran itu membuahkan hasil. Sulit sekali bermain belakangan, terutama dengan green di sini. Sulit dibaca dan sedikit bergelombang.”

Lipsky menutup turnamen ini dengan skor 67 dan hanya terpaut satu pukulan dari Zanotti, sang juara. Wiesberger finis di peringkat ketiga, satu angka di belakang Lipsky. Adapun Danny Willet harus berjuang keras sepanjang putaran final itu dan mesti puas bermain 73 dan finis di posisi T5 bersama pegolf China, Li Haotong.

Ben Leong menjadi pegolf tuan rumah dengan posisi teratas. Ia finis di posisi T12 setelah mengumpulkan total 279 pukulan.