Anirban Lahiri kembali berkompetisi pada ajang PGA TOUR pekan ini, Wyndham Championship, usai melakukan bongkar-pasang bersama pelatihnya, Vijay Divecha.

Layaknya bocah yang masuk ke toko mainan, begitulah perasaan Anirban Lahiri ketika akhirnya bisa kembali ke lapangan golf. Pekan ini, pegolf berusia 33 tahun ini akan tampil dalam ajang PGA TOUR pertamanya dalam lima bulan. Pandemi COVID-19 telah memaksanya kembali ke negerinya untuk durasi yang jauh dari perkiraan, namun kini ia siap tampil pada Wyndham Championship.

”Saya merasa bersemangat, seperti merasakan sesuatu yang sudah lama tidak saya rasakan,” ujar Lahiri. ”Rasanya seperti kembali ke sekolah sesudah liburan musim panas. Sesuatu yang positif.”

Bulan Maret silam, Lahiri memutuskan pulang ke India untuk tampil pada ajang Indian Open. Sayangnya, kompetisi olahraga di seluruh dunia terpaksa dihentikan lantaran pandemi COVID-19. Negara-negara pun terpaksa menutup semua perbatasan mereka dan seluruh perjalanan internasional pun tak dapat dilakukan.

Ketika PGA TOUR akhirnya melanjutkan kompetisi pada pertengahan Juni lalu, menyusul jeda tiga bulan, Lahiri masih belum bisa ikut serta lantaran belum bisa kembali ke Amerika. Namun, berada di rumah membuatnya seakan menekan tombol reset dan membangun kembali permainannya dari nol dengan pelatihnya sejak lama, Vijay Divecha.

”Pada dasarnya, kami membongkar mesinnya dan merakitnya kembali.”

”Saya bisa berlatih selama enam pekan dengan Vijay, yang sudah lima atau enam tahun tak saya lakukan. Ini reset besar dan saya bisa berlatih terus dengannya,” ujar Lahiri.

Sejak berstatus anggota pada PGA TOUR, Lahiri sempat menorehkan hasil membanggakan. Terakhir ia sempat finis di jajaran sepuluh besar pada Mayakoba Golf Classic, bulan November 2018 lalu.

”Pada dasarnya, kami membongkar mesinnya dan merakitnya kembali. Dalam beberapa tahun terakhir, saya hanya memiliki rentang waktu yang singkat untuk berlatih dengan Vijay.

”Kali ini kami bisa membangun dari dasar dan memulainya dengan asumsi bahwa saya tak bisa bermain golf dan belum pernah memegang club. Kami memulainya dari grip, postur, dasar-dasar dan hal-hal fundamental. Kami menghapus semua hal yang bagus dan buruk, kembali dari nol lagi. Sebenarnya, kami telah melakukan hal seperti ini sebelumnya untuk memberi awal yang baru.”

Pekan ini, Lahiri akan menguji permainannya dalam kunjungannya yang ketiga ke Sedgefield Country Club. Lapangan karya Donald Ross ini juga menjadi panggung yang telah memberi gelar juara bagi rekan senegaranya, Arjun Atwal, yang memenangkan Wyndham Championship tahun 2010. Itulah gelar kemenangan pertama bagi India pada PGA TOUR.

”Kalau sudah mencurahkan waktu untuk berlatih, dan saya yakin telah melakukannya, Anda bisa kembali membangun rasa percaya diri Anda lagi ….”

”Saya menyukainya karena ini lapangan klasik, pepohonan membatasinya, dan Anda bisa membentuk pukulan,” ujar Lahiri, yang bermain hingga akhir pekan pada edisi 2017 dan 2019. ”Ada perpaduan antara hole-hole yang panjang dan pendek. Kalau sudah panas, Anda bisa mendapat banyak birdie dan juga melakukan banyak kesalahan.”

Hingga saat ini Lahiri masih mengejar kemenangan perdananya pada PGA TOUR. Sejauh ini prestasi terbaiknya ialah finis di tiga besar pada CIMB Classic 2016 dan Memorial Tournament presented by Nationwide 2017.

”Saya merasa permainan saya jauh lebih baik setelah sekian lama. Rasanya menyenangkan bisa main golf lagi. Lama tidak bermain dengan baik jelas bisa memengaruhi diri Anda,” tutur Lahiri lagi. ”Kalau sudah mencurahkan waktu untuk berlatih, dan saya yakin telah melakukannya, Anda bisa kembali membangun rasa percaya diri Anda lagi dan saya kini bersemangat untuk kembali berkompetisi.

”Sejak golf kembali dipertandingkan, saya sebenarnya tak banyak menonton, dan saya pikir keputusan itu cukup tepat. Kalau tidak saya bisa lebih merasa kehilangan lagi. Tapi sekarang saya sudah di Amerika lagi, saya siap bertanding. Saya juga merasa lapar (untuk bisa menang). Saya sangat suka bermain golf dan suka bersaing. Saya siap untuk turun lapangan dan mendorong diri saya.”

Wyndham Championship pekan ini menjadi turnamen terakhir dari musim regular FedExCup. Sebanyak 125 pegolf teratas pada klasemen FedExCup akan mendapat hak bermain pada rangkaian FedExCup Playoff, yang dimulai pada THE NORTHERN TRUST, BMW Championship, dan berpuncak pada TOUR Championship. Pemenang pada akhir rangkaian itu bakal mendapat hadiah sebesar US$15 juta. Inilah hadiah kemenangan terbesar dalam olahraga golf!