Sentosa Golf Club telah siap menyambut para pegolf profesional wanita … bahkan menyiapkan sejumlah kejutan bagi mereka!

Rasanya sangatlah tepat jika ajang yang disebut-sebut sebagai ajang Major-nya Asia digelar di lapangan yang berpredikat sebagai salah satu lapangan golf terbaik di dunia. Kembalinya HSBC Women’s World Championship ke Sentosa Golf Club pada 29 April-2 Mei pekan depan menandakan keempat kalinya ajang LPGA tersebut ke Tanjong Course.

Memang bukan kali ini saja para pegolf elite dunia itu memainkan lapangan ini. Sepanjang sejarah kejuaraan tersebut, edisi 2021 ini akan menjadi keempat kalinya mereka bermain di Tanjong Course, setelah pada 2013-2016 mereka bertanding di lapangan tetangga, Serapong Course, yang juga merupakan properti dari Sentosa Golf Club.

Menyusul jeda kompetisi sepanjang 2020 lalu, pihak Sentosa Golf Club telah memberikan sejumlah sentuhan pada Tanjong Course. Kepada GolfinStyle, Sentosa Golf Club mengungkapkan telah menyiapkan kejutan. Sejumlah perubahan tambahan telah mereka lakukan di tiga hole yang ada di Tanjong.

Perubahan pertama yang mereka lakukan ialah mengembangkan green yang benar-benar baru di hole 3. Sekitar 65 meter telah ditambahkan ke hole ini demi memberikan pengalaman bermain yang lebih unik dan menantang, dengan sebuah bunker besar yang siap menelan bola-bola yang meleset dari target.

Sementara itu, green di hole 4 juga telah mengalami modifikasi. Hal ini membuat panitia dapat menempatkan pin di sudut belakang sebelah kanan, yang dikawal oleh kali, yang jelas akan memberikan ketegangan ekstra bagi para pemain.

 

 

Perubahan berikutnya bakal terlihat di area tee di hole 5. Modifikasi ini bakal menutup peluang para pemain melakukan pukulan ke fairway hole 3, yang otomatis memaksa para pemain untuk memiliki strategi bermain yang lebih baik.

Sentosa Golf Club merasa yakin modifikasi ini bakal memberikan nuansa kompetisi yang sangat seru pada kejuaraan ini. Tentulah para penonton bakal mendapatkan kompetisi yang menarik, meskipun sebagian besar dari kita masih harus menonton dari rumah masing-masing.

Tuan Rumah Siap Menyuguhkan Lapangan yang Prima
Ketika pandemi menghantam dunia pada tahun 2020 lalu, Sentosa Golf Club ikut tutup pada periode Maret-Juni 2020, mengikuti kebijakan pemerintah Singapura. Namun, dengan kondisi yang dinilai lebih baik, aktivitas mulai kembali pada Juni 2020.

Setelah awalnya dibuka hanya bagi para anggotanya, Tanjong Course telah menyambut kembali para tamu yang ingin menikmati keistimewaan lapangan. Dan lapangan ini menjadi kian ramai lagi setelah setelah Serapong Course harus ditutup antara Maret dan Desember 2020 untuk renovasi.

Tahun ini pihak lapangan mesti bekerja ekstra keras untuk mempersiapkan lapangan demi gelaran HSBC Women’s World Championship. Dengan tanggal pelaksanaan yang belum terlalu lama diumumkan, Tim Agronomi Sentosa Golf Club telah mencurahkan perhatian mereka untuk memberikan lapangan dalam kondisi yang paling prima. Berbekal kombinasi sains dan seni yang telah menjadi keunggulan mereka selama ini, Tanjong Course kini siap untuk kembali menyukseskan penyelenggaraan kejuaraan, yang tahun ini memasuki gelaran ke-13 sejak pertama kali diadakan pada tahun 2008.

 

Hole 4 par 3 di Tanjong Course menjadi salah satu hole yang mendapat modifikasi di Tanjong Course. Foto: Sentosa Golf Club.

 

Terdepan dalam Inisiatif Keberlanjutan
Nama Sentosa Golf Club mungkin identik dengan frasa ”inisiatif berkelanjutan” karena lapangan ini memang menjadi pemimpin terdepan dalam kampanye yang berupaya menopang keberlanjutan lingkungan hidup.

Ada berbagai inisiatif yang telah mereka kerjakan yang membuat mereka meraih penghargaan, seperti World’s Best Golf Club 2019 dan World’s Best Eco-Friendly Golf Facility 2020 (dari World Golf Awards). Sebelumnya, mereka juga meraih predikat Sustainability GameChanger berkat upaya mereka menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan dalam industri golf, serta Sustainability Innovator Award 2019 berkat inovasi mereka dalam memberikan dampak positif secara sosial, lingkungan, dan ekonomi. Kedua penghargaan itu didapat dari RHT RMF Gail Sustainability Day.

Salah satu inisiatif yang mereka jalankan ialah kebijakan satu botol air/stasiun air minum. Stasiun air minum tersedia di beberapa titik di seluruh lapangan sehingga anggota dan tamu bisa memakai satu botol air untuk digunakan beberapa kali dalam permainan mereka. Dalam periode dua tahun, inisiatif ini berhasil menghemat sekitar 300.000 botol air plastik.

Sebagai bagian dari pengembangan ulang Tanjong Course tahun 2016, klub ini mendesain ulang sistem danau dan menginstal enam waduk besar yang terkoneksi ke satu sistem danau di sekitar lapangan sebagai sumber irigasi. Sistem ini memungkinkan lapangan menggunakan air dengan lebih efisien. Selain itu, desain topografi klub yang baru juga mendorong penyimpanan air hujan untuk memasuki sistem waduk dan mendaur ulang air untuk irigasi di lapangan.

 

Lima stasiun pengisian daya listrik kendaraan telah terpasang di Sentosa Golf Club, dalam kerja sama mereka dengan Porsche Asia-Pacific. Foto: Sentosa Golf Club.

 

Mereka juga kini telah menggunakan golf cart yang ditenagai oleh baterai Lithium-ion yang bisa dicas. Peralihan ini membuat golf cart memiliki usia penggunaan yang jauh lebih lama, hingga 8 tahun.

Sentosa Golf Club juga telah mengembangkan lima lebah tanpa sengat (Heterotrigona itama) di belakang ”Piramida” di Hole 4 Tanjong Course sebagai langkah untuk mempertahankan populasi lebah yang telah berkurang drastis hingga 75%. Koloni di sini dikembangbiakkan oleh John Chong, pendiri BEE AMAZED, yang bekerja sama dengan Sentosa Golf Club.

Sentosa Golf Club menjadi klub golf pertama di dunia yang bergabung dengan inisiatif UN Sports for Climate Action untuk mendukung dan mengarahkan organisasi olahraga dan komunitasnya untuk mencapai target iklim global, sebagaimana yang ditetapkan melalui Kesepakatan Paris.

Inisiatif selengkapnya dan deskripsi 18 hole di Tanjong Course, yang digunakan untuk HSBC Women’s World Championship pekan ini dapat Anda temukan di halaman 40-45 pada Edisi Khusus HSBC Women’s World Championship kami.