Shingo Katayama dan Riku Hoshino mengambil tempat teratas setelah keduanya sama-sama mencatatkan skor 7-under 64 pada akhir putaran pertama Panasonic Open Golf Championship kemarin (19/4). Sementara itu, pegolf Jepang lainnya, Ryosuke Kinsohita menempati posisi ketiga setelah mencatatkan skor 65, yang di antaranya berkat eagle di hole terakhir.

Katayama menuju Ibaraki Country Club dengan bekal finis T5 pada ajang Token Homemate Cup yang berlangsung di Nagoya sepekan sebelumnya. Meskipun memiliki awal yang meyakinkan, Katayama belum sekalipun menuntaskan misi menjuarai turnamen ini.

Pegolf berusia 45 tahun ini mengungkapkan, ”Saya sudah bermain di sini beberapa kali dan saya ingat pernah memimpin turnamen di sini sebelumnya. Saya main 8-under dalam putaran pertama. Tapi saat itu saya masih lebih muda. Lalu saya pergi merayakannya, namun justru setelah itu saya main jelek. Sekarang saya sudah lebih mapan, jadi saya tidak akan melakukan kesalahan yang sama.”

Katayama yang telah lima kali menjuarai Order of Merit Japan Golf Tour Organization (JGTO) menambahkan bahwa masalah pada performanya bukan dikarenakan minimnya kemampuan, melainkan aspek mental.

Setelah bermain di grup terakhir minggu lalu, saya berpikir mengapa saya tidak dalam posisi memenangkan turnamen. Saya sadar masalahnya bukan pada kemampuan golf, tapi ada pada kekuatan mental. Jadi, saya belajar dari situ dan memutuskan untuk menjaga fokus saya,” ujarnya.

Pegolf Malaysia Ben Leong kemarin juga memainkan putaran solid dengan 4-under 67. Ben yang baru saja resmi menjadi ayah setelah istrinya melahirkan pada hari Senin (16/4) lalu mengaku sempat kesulitan memainkan sembilan hole pertamanya, sebelum akhirnya main solid di sembilan hole terakhir.

”Seharusnya, istri saya belum melahirkan hari Senin itu. Ini putra pertama kami dan kami tak tahu apakah ia bakal lahir lebih awal atau belakangan. Tapi istri saya sangat mendukung dan dia meminta saya untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan bermain di sini. Jadi, saya akan memberi yang terbaik pada pekan ini,” ujarnya.

Sementara itu, tiga wakil Indonesia mencatatkan hasil beragam pada putaran pertama kemarin. Danny Masrin mencatatkan skor lebih baik dengan 1-under 70. Bermain dari hole 10, Danny berhasil main 2-under di sembilan hole pertamanya, di antaranya berkat 2 birdie dan sebuah eagle di hole 13 dan 2 bogey, sebelum akhirnya mencatatkan 2 birdie lagi dan 3 bogey. Dengan demikian, untuk sementara Danny berada di peringkat T36.

Adapun George Gandranata bermain dengan 3-over 74. Ia sempat mengawali permainannya dengan 2-under setelah mencatatkan 3 birdie dan sebuah bogey di sembilan hole pertamanya. Namun, di sembilan hole terakhir ia justru mendapat tiga bogey berturut-turut dari hole 10 dan birdie di hole 13, sebelum kemudian kembali mendapat tiga bogey lagi di tiga hole berikutnya sehingga untuk sementara ia berada di peringkat T110.

Adapun Rory Hie sempat bermain cukup baik pada sembilan hole pertamanya dengan membukukan even par setelah mencatatkan birdie di hole 2 dan 5 dengan bogey di hole 6 dan 7. Sayangnya, sama seperti George, ia mendapat kesulitan di sembilan hole terakhir dan bermain 5-over sehingga membuatnya berada di posisi T132.

Ajang Panasonic Open Golf Championship ini menjadi turnamen ketiga yang digarap oleh Asian Tour dan JGTO pada musim ini—menyusul SMBC Singapore Open dan Leopalace21 Myanmar Open. Menawarkan total hadiah sebesar ¥150 juta atau sekitar US$1,37 juta, turnamen ini sekaligus menjadi turnamen terakhir dari rangkaian Panasonic Swing Series yang terdiri dari Thailand Open 2017, Panasonic Open India 2017, Indonesian Masters 2017, Maybank Championship 2018, dan terakhir Panasonic Open Golf Championship. Shiv Kapur saat ini memimpn dengan 2870,40 poin. Tiga pemain peringkat teratas seri ini masing-masing akan membawa pulang hadiah senilai US$70.000, US$50.000, dan US$30.000.