Kartu Asian Tour kini dalam jangkauan Panuwat Muenlek setelah pegolf Thailand ini berbagi tempat teratas dengan pegolf Afrika Selatan Mathiam Keyser pada ajang PGM MNRB Sarawak Championship. Pada putaran ketiga hari ini (19/8), Panuwat mencatatkan skor 1-under 71. Jika bisa menang besok, berarti ia telah mengumpulkan tiga gelar Asian Development Tour (ADT), yang secara otomatis akan memberinya kartu Asian Tour untuk musim 2017.

”Sulit sekali mendapatkan birdie hari ini karena posisi pinnya susah. Putting saya belakangan ini amat buruk, jadi saya berdiskusi dengan pelatih dan kami pun mengubah address dan kuda-kuda putting saya. Sekarang saya lebih percaya diri,” ujar Panuwat.

Meskipun kini berpeluang untuk memenangkan turnamen ini dan meraih kartu Asian Tour, Panuwat memilih untuk tidak berpikir terlalu jauh.

”Saya tak ingin menambah beban pada diri sendiri. kalau menang bagus, kalaupun tidak ya tidak masalah. Saya akan berusaha lagi. Saya mencintai golf, jadi saya senang bisa bermain golf,” sambungnya.

Seperti halnya Panuwat, Keyser juga memiliki semangat yang tinggi untuk bisa meraih gelar ADT pertama. Untuk ketiga kalinya, Keyser mencatatkan skor 2-under 70 pada putaran ketiga tadi.

”Saya bermain sangat solid dalam tiga hari terakhir. Tak ada yang spesial, saya hanya memukul ke fairway dan green. Musim ini berjalan cukup baik dan saya mulai mendapatkan irama yang positif di Asia. Butuh waktu memang, tapi saya sudah cukup konsisten. Bisa menang tentu lebih bagus. Saya belum pernah menang di Asia, jadi semoga saja kali ini berhasil,” ujar Keyser.

Namun, Panuwat dan Keyser masih harus mewaspadai satu-satunya pegolf Indonesia yang berlaga di Kelab Golf Sarawak ini. Meski bermain even par hari ini, Danny Masrin masih mempertahankan peluangnya untuk menjadi pegolf Indonesia kedua yang menjuarai ajang ADT.

Hari ini Danny mengawalinya dengan kurang baik. Bogey di hole pertama diikuti oleh double bogey di hole kedua. Ia juga mendapatkan bogey di hole 6. Beruntung di hole 4, 5, 10, dan 11 ia berhasil mendapatkan birdie. Sayangnya, sepanjang tujuh hole terakhir, ia tak kunjung menambah koleksi birdie-nya.

Danny tidak sendirian. Ia berbagi posisi kelima dengan pegolf Thailand, Nirun Sae-Ueng, yang sempat ada di puncak klasemen pada hari pertama.