Kapten Arjun Atwal berharap untuk membalikkan prediksi bagi Asia ketika ia memimpin Tim Asia pada EurAsia Cup presented by DRB-HICOM yang mulai digelar pada Jumat (12/1) besok. Dengan tim yang beranggotakan pemain muda dan dinamis, Atwal yakin timnya bisa mengimbangi pemain mana pun. Ia pun berharap bisa menghadirkan persaingan yang seru di Glenmarie Golf and Country Club.

”Jelas semua orang tahu kalau kami tidak diunggulkan, kecuali tim saya. Tak ada yang namanya tim gurem dalam ajang match play golf. Di atas kertas mungkin Anda tidak diunggulkan, tapi begitu pertandingan dimulai, segala sesuatunya bisa terjadi,” ujar Atwal.

Atwal melanjutkan, ketika ia bermain pada Asian Tour, level permainan dan kualitas pemain yang ada saat itu tidaklah setinggi saat ini. Ia sendiri mengagumi betapa para pemain muda berkualitas terus bermunculan.

”Anda mesti melihat skor pada cut-off dan skor kemenangannya. Angka-angka tersebut jauh lebih baik dan sebagus pemain di Tour mana pun,” imbuh bintang asal India berusia 44 tahun ini.

Atwal memang bukan sosok sembarangan. Ia sukses menjuarai Order of Merit Asian Tour tahun 2013 dan telah menikmati beragam kemenangan di Asia, Eropa, bahkan pada PGA TOUR. Ia pun berkeyakinan bisa menyuntikkan formula kemenangan yang sama untuk timnya. Ia juga berniat untuk menciptaan atmosfer yang santai di ruang tim dan di antara para pemainnya, yang menjadi mantra sukses dirinya sendiri.

”Secara pribadi saya ada dalam posisi yang baik dan saat bermain golf dengan bersenang-senang, biasanya saya memainkan permainan terbaik saya. Dan saya kira hal itu juga berlaku bagi kebanyakan orang. Mungkin tidak untuk Tiger Woods karena ia selalu terlihat intens, tapi yang saya katakana itulah yang saya bawa untuk tim saya,” tutur Atwal.

Peran sebagai kapten memang merupakan yang pertama kalinya bagi Atwal. Namun, ia sudah memetakan strategi dengan masukan dari sahabat-sahabatnya.

”Saya sangat menikmati (tugas ini). Saya menyukai tiap saat menjadi kapten, dan saya bahkan tak perlu melakukan pukulan. Jadi, itu semacam bonus,” tuturnya. ”Saya mengambil sedikit pemikiran Tiger karena kami cukup mirip. Saya menemui Davis (Love III) di driving range dan memberi tahu dia kalau saya bakal menjadi kapten. Jadi, saya punya gambaran apa yang harus saya hadapi dan apa yang mesti saya lakukan.”