Ajang tahunan PGA TOUR di Asia dimainkan secara berbeda dengan lokasi yang berbeda.

Oleh Chuah Choo Chiang, Senior Director International Marketing and Communications APAC PGA TOUR, berdomisili di Kuala Lumpur, Malaysia.

Rangkaian turnamen PGA TOUR yang setiap tahunnya dilangsungkan di Asia bakal hadir secara berbeda pada bulan ini. Dua turnamen paling prestisius terpaksa dialihkan dari Timur Jauh ke Pesisir Barat di Amerika Serikat. Para penggemar olahraga dan penonton bakal dipuaskan dengan para pegolf terbaik dan hiburan golf kelas dunia, sekaligus menyaksikan para bintang baru Asia yang siap bersinar di panggung besar.

THE CJ CUP dan ZOZO CHAMPIONSHIP, ajang PGA TOUR yang masing-masing biasa dimainkan di Korea Selatan dan Jepang, kali ini akan dimainkan di Shadow Creek di Vegas, Nevada dan Sherwood Country Club di Thousand Oaks, California. Kedua lapangan ini sendiri termasuk lapangan yang mendapat pengakuan sehingga dianggap tepat untuk menjadi tuan rumah sementara dari dua ajang flagship Asia tersebut.

Sponsor utama CJ Group dan Zozo Inc. jelas layak mendapat pujian karena keberanian mereka mengambil langkah membawa kedua turnamen tersebut ke Amerika. Tantangan logistik akibat pandemi COVID-19 mendorong mereka mengambil keputusan tersebut. Kedua turnamen ini, masing-masing, digelar untuk pertama kalinya pada tahun 2017 dan 2019 dengan tujuan mendukung perkembangan golf di negara asal masing-masing, dan seluruh Asia, yang selama ini dianggap sebagai pasar golf yang perkembangannya paling pesat.

Meskipun para bintang golf ini bakal kehilangan keramahtamahan khas Asia, sajian lezat, dan budaya yang beragam serta penggemarnya, kedua turnamen ini jelas takkan kehilangan daya tariknya sebagai ajang yang mempertandingkan para pegolf tangguh papan atas PGA TOUR.

 

Juara FedExCup dan pegolf No.1 Dunia Dustin Johnson semula hendak tampil pada THE CJ CUP @ SHADOW CREEK dan ZOZO CHAMPIONSHIP @ SHERWOOD, namun terpaksa mundur akibat positif terpapar COVID-19. Foto: Getty Images.

 

Meskipun Juara FedExCup yang juga pegolf No.1 Dunia Dustin Johnson harus mengundurkan diri akibat positif terpapar COVID-19, pegolf No.2 Dunia Jon Rahm, juara bertahan CJ CUP Justin Thomas, pemegang 18 gelar PGA TOUR Rory McIlroy, dan bintang muda Collin Morikawa, yang saat ini ada di jajaran atas ranking dunia akan hadir dalam dua turnamen ini. Sementara itu, legenda golf Tiger Woods juga berniat menciptakan sejarah baru dengan berupaya meraih gelar ke-83 kala mempertahankan gelar ZOZO CHAMPIONSHIP di Sherwood. Menariknya, lapangan itu menjadi lapangan yang sangat ia kenal baik, mengingat ia telah lima kali menang di sana.

Perjalanan ke Shadow Creek, lapangan karya Tom Fazio milik MGM Resorts International, bakal memberi tantangan yang berbeda bagi juara bertahan Thomas. Pegolf berusia 27 tahun ini berupaya mempertahankan gelarnya dari para bintang top dunia, termasuk juara edisi 2018 Brooks Koepka, yang kembali berkompetisi usai mengalami cedera selama dua bulan.

”THE CJ CUP langsung menjadi salah satu turnamen PGA TOUR favorit saya. Meskipun dua kemenangan itu jelas membantu menciptakan opini ini, keramahtamahan yang ditunjukkan oleh CH Group dan masyarakat Korea telah membuat turnamen ini menjadi ajang istimewa bagi semua pegolf PGA TOUR,” ujar Thomas. ”Sangat disayangkan tahun ini kami tak bisa menuju Korea, tapi yang fantastis ialah kami masih bisa memberi perhatian kepada CJ Group melalui turnamen yang dilangsungkan di lapangan, seperti Shadow Creek.”

Meskipun lapangannya berbeda dan nama turnamen disesuaikan menjadi THE CJ CUP @ SHADOW CREEK hanya untuk tahun ini, segala sesuatunya masih tetap dilangsungkan pada 15-18 Oktober. Dan CJ Group sendiri sudah memastikan menyediakan bibigo serta makanan Korea yang terkenal bagi para pegolf di Shadow Creek.

 

Rory McIlroy menjadi salah satu pegolf top dunia yang akan bersaing pada ajang THE CJ CUP @ SHADOW CREEK dan ZOZO CHAMPIONSHIP @ SHERWOOD dalam rangkaian Asian Swing yang kali ini dilangsungkan di Pesisir Barat, Amerika Serikat. Foto: Getty Images.

 

McIlroy bakal berusaha meraih kemenangan pertamanya tahun 2020 ini ketika melakoni debutnya pada kedua ajang ini. ”Saya sudah menyaksikan bagaimana turnamen ini telah dilangsungkan secara sukses dalam beberapa tahun terakhir. Rasanya menarik bisa berkesempatan bersaing pada ajang ini untuk pertama kalinya. Saya telah menikmati momen yang luar biasa pada gelaran perdana ZOZO CHAMPIONSHIP (finis T3) dan berharap bisa melanjutkan hasil positif tahun lalu ketika kami bermain di Sherwood. Saya bakal merindukan bermain di Jepang tahun ini, tapi semoga kami bisa segera kembali ke sana,” paparnya.

Beberapa bintang berbakat Asia juga akan bersaing dengan para pegolf elite dunia tersebut. Pegolf Korea berusia 18 tahun Kim Joohyung, yang telah tiga kali menjuarai ajang Asian Development Tour dan satu gelar Asian Tour, disebut-sebut telah menjadi salah satu bintang baru. Belum lama ini ia telah tampil dalam dua ajang PGA TOUR, Safeway Open dan Corales Puntacana Club & Resort Championship. Pada kedua ajang itu, ia, masing-masing, finis di posisi T67 dan T33.

Kim, yang juga akan tampil pada THE CJ CUP pekan ini, tak malu mengungkapkan targetnya. ”Saya sangat ingin menjadi pegolf No.1 Dunia … menjuarai keempat Major, masuk Golf Hall of Fame, hal-hal besar seperti itu sangat ingin saya wujudkan. Saya telah mematok target tersebut sejak pertama kali bermain golf, jadi impian tersebut selalu ada bersama saya,” tutur pegolf remaja ini.

Selain itu, para penggemar golf juga akan menantikan aksi pegolf Jepang berusia 22 tahun, Takumi Kanaya. Mantan pegolf amatir No.1 Dunia menurut World Amateur Golf Ranking dan pemenang McCormack Medal 2020 ini baru saja beralih profesional. Ia mendapat undangan sponsor dan akan tampil pada ZOZO CHAMPIONSHIP, yang akan digelar pada 22-25 Oktober.

Memang Asian Swing kali ini bakal sangat berbeda pada tahun ini. Akan tetapi, seluruh pemain, penggemar, dan penonton bisa mengharapkan aksi-aksi terbaik ketika rombongan PGA TOUR ini bertanding di Shadow Creek dan kemudian menuju Sherwood dalam dua pekan ini.