Motin Yeung meraih kemenangan dalam turnamen kedua yang ia mainkan di China musim ini, sementara Max McGreevy mempertahankan posisi teratas pada Order of Merit PGA TOUR Series-China.

Sehari setelah usianya genap 26 tahun, pegolf asal Hong Kong, Motin Yeung mendapatkan kado istimewa bagi ulang tahunnya itu. Hari ini ia menorehkan skor 5-under 67 pada putaran final ajang Zhuzhou Classic hari ini untuk memastikan kemenangan tipis atas Peter Campbell asal Kanada dan Keisuke Otawa asal Jepang.

Turnamen yang dimainkan di Xiangshui Bay Golf Club ini merupakan turnamen PGA TOUR Series-China kedua yang ia mainkan pada musim ini. Pasalnya ia lebih banyak berfokus pada kancah Korn Ferry Tour. Skor 67 yang ia torehkan hari ini menggenapi skor 67-69-71 yang ia bukukan dalam tiga putaran sebelumnya sehingga mengumpulkan skor total 14-under 274. Ini sekaligus menjadi gelar kedua baginya setelah tahun 2018 lalu ia menjuarai Kunming Championship.

Putaran final hari ini berlangsung dengan sangat menegangkan dalam sembilan hole pertama. Namun, setelah memasuki sembilan hole terakhirnya dengan bermain 1-under Yeung langsung mencatatkan birdie di hole 10 dan 15, serta eagle di hole 14, yang memberinya keunggulan satu stroke dari Campbell. Pegolf Kanada itu sendiri tidak dapat berbuat banyak lantaran ia telah lebih dulu menuntaskan permainannya.

Campbell menutup putaran final itu dengan skor 7-under 65, namun harus mendapat bogey di hole terakhirnya, sekaligus menunggu hasil permainan Yeung.

Yeung sendiri sadar bahwa ia setidaknya harus bermain par di hole terakhir itu. Celakanya, pukulan keduanya justru masuk ke bunker samping green. Beruntung ia berhasil mengeluarkan bola hingga berjarak delapan kaki, lalu memasukkannya dengan sekali putt, meskipun bolanya nyaris keluar.

Kemenangan di Zhuzhou membuka peluang bagi Motin Yeung untuk kembali ke Korn Ferry Tour. Foto: PGA TOUR Series-China/Liu Zhuang.

“Saya sangat senang setelah memasukkan putt terakhir itu, terutama karena bolanya nyaris tidak masuk. Hal itu hampir membuat saya kaget,” ujar Yeung, yang langsung berlutut usai menyaksikan putt-nya masuk.

“Atmosfernya sungguh luar biasa, dan ada banyak penonton yang datang. Senang sekali bisa kembali berada dalam persaingan dan kembali membubuhkan tanda tangan. Saya benar-benar senang.”

Yeung finis di peringkat ke-7 pada Order of Merit 2018 lalu. Ia kemudian memastikan statusnya pada Korn Ferry Tour setelah T7 pada LECOM Suncoast Classic setelah mengikuti kualifikasi pada hari Senin untuk turnamen tersebut. Masuk sepuluh besar pada ajang tersebut kemudian memberinya jatah untuk bertanding pada turnamen lainnya. Namun, ia hanya berhasil membukukan 147 poin sehingga kehilangan statusnya.

Yeung sadar ia mesti meraih prestasi besar agar bisa kembali bermain pada Tour yang merupakan “Jalur Menuju PGA TOUR” itu. Setelah gagal lolos cut pada pekan lalu di Haikou, kemenangan kali ini menempatkan Yeung ke peringkat 19 Order of Merit. Kini ia berpeluang untuk menembus 10 besar dengan turnamen berikut, Macau Championship. Tapi dengan berada di jajaran 25 besar sekalipun, ia bakal langsung melaju ke babak kedua Korn Ferry Tour Qualifying Tournament.

Meski hanya nyaris meraih kemenangan, Peter Campbell memastikan melaju ke babak kedua Korn Ferry Qualifying Tournament dengan finis T2 pada Zhuzhou Classic lantaran posisinya pada Order of Merit melambung ke peringkat 25. Foto: PGA TOUR Series-China/Liu Zhuang.

“Saya tidak memiliki banyak ekspektasi, dan saya pikir hal ini membantu. Saya sekadar berusaha melakukan yang terbaik dan memainkan permainan yang terbaik,” ujar mantan mahasiswa Kebijakan Publik di Duke University ini. “Target saya memang menuju babak kedua, dan saya perlu menang pekana ini, jadi rasanya sangat lega bisa melakukannya. Sungguh menyenangkan bisa mewujudkan target sendiri, dan semoga saja ada banyak hal positif berikutnya yang bisa saya dapatkan.”

Sementara itu, meskipun hanya nyaris menang, pencapaiannya pekan ini turut membawa Campbell ke posisi 25 Order of Merit, sekaligus menjadi batas untuk menuju babak kedua Korn Ferry Qualifying Tournament. Hal ini jelas memberinya hiburan tersendiri.

“Memang itu target saya bermain pada ajang ini, jadi tidak mengecewakan juga meskipun hanya hampir menang. Sekarang saya bisa menuju babak kedua,” ujar Campbell, yang pada putaran final itu menorehkan enam birdie, sebuah eagle, dan sebuah bogey.

“Saya sudah mendaftar untuk babak pertama, jadi sekarang saya bisa menarik pendaftaran itu. Secara keseluruhan, hasil di turnamen ini sangat bagus. Pukulan saya juga sangat bagus sepanjang pekan ini dan untungnya semuanya terjadi pada putaran final.”

Finis di tempat kedua bersama Campbell juga turut melambungkan peringkat Otawa. Sebelum memulai turnamen ini, ia berada di peringkat 77 dan terancam kehilangan kartunya untuk tahun depan. Kini ia memperbaiki peringkatnya dan berada di posisi 33. Jika berhasil mempertahankan posisinya di zona 50 besar, pegolf Jepang ini masih bakal mendapatkan status penuh untuk musim depan.

Leave a comment