Pegolf wanita asal China Feng Shanshan menampilkan performa yang mengagumkan di Jepang. Tampil pada ajang LPGA Tour, Toto Japan Classic di Taiheiyo Club, Minori Course, Ibaraki, Jepang, pegolf berusia 27 tahun ini bermain tanpa bogey dan mencatatkan skor 8-under 64 kemarin (5/11).

Performanya hari ini memberinya keuntungan ketika melangkah ke putaran final besok, mengingat kemarin (4/11), ia bermain dengan skor 69. Dengan total skor 11-under 133, Feng memiliki keunggulan satu stroke untuk memenangkan turnamen ini.

”Saya sebenarnya masih meleset melakukan beberapa pukulan, tapi saya kira saat ini level percaya diri saya sangat tinggi, jadi saya tahu bagaimana mendapatkan skor,” papar Feng. ”Saya kira penyebab kenapa saya berjuang keras pada paruh pertama tahun ini, saya sebenarnya memukul bola dengan sangat baik, tapi saya tak tahu bagaimana meraih skor. Sekarang putting saya berjalan dengan baik dan bahkan kalau saya menyisakan jarak 15 kaki, saya merasa nyaman untuk bisa memasukkannya. Saya bahkan merasa lebih nyaman dan percaya diri di lapangan.”

Salah satu bukti ketajaman permainannya ialah ketika di hole terakhir ia mendapatkan birdie. Ia melakukan approach dengan 9-iron dan mengantarkan bola hingga berjarak 15 kaki dari lubang sehingga memudahkannya untuk melakukan putting.

”Belakangan ini memang saya main bagus,” sambung Feng. ”Sejak Olimpiade, saya finis lima besar tiap pekan dan pekan lalu saya menang di Malaysia (Sime Darby LPGA Malaysia), jadi saya ke mari dengan perasaan sangat nyaman dan sangat percaya diri. Saya senang dengan skor yang saya peroleh, tapi masih ada sehari lagi dan saya takkan melakukan hal yang berbeda. Saya bakal tetap memainkan rencana permainan saya dan semoga saja besok menjadi hari baik yang lain.”

Jika berhasil memenangkan Toto Japan Classic ini, untuk pertama kalinya Feng akan mencatatkan prestasi memenangkan dua gelar berturut-turut dalam karier profesionalnya.

Meskipun demikian, upayanya akan mendapat tantangan berat, mengingat selisih skornya hanya terpaut satu stroke dari pegolf asal Thailand, Ariya Jutanugarn. Jutanugarn yang sudah memenangkan lima gelar LPGA Tour juga tengah berada dalam kondisi yang positif.

”Saya main bagus hari ini,” ujarnya. ”Sembilan hole pertama saya main sangat bagus dan di sembilan hole terakhir pukulan tee saya sempat meleset beberapa kali. Di sembilan hole pertama saya bisa memasukkan banyak putt, tapi cukup kesulitan di sembilan hole terakhir. Tapi secara keseluruhan saya main sangat baik.”

Meskipun berpeluang untuk menang, Jutanugarn mengaku takkan memberi tekanan terlalu banyak buat dirinya sendiri, mengingat ia berniat untuk menuntaskan perlombaan Rolex Player of the Year.