Usai membukukan skor 63 dan 62 dalam dua putaran pertamanya pada ajang Macau Championship, pegolf berkewarganegaraan Kanada Justin Shin memperbesar peluangnya untuk meraih kemenangan setelah menorehkan skor 66 pada hari ketiga. Dengan skor total 22-under 191, kini ia memegang keunggulan enam stroke untuk menuju 18 hole terakhir.

Pesaing terdekat Shin ialah Dou Zecheng. Pegolf yang telah mengoleksi dua gelar Korn Ferry Tour ini menorehkan skor 9-under 62 pada hari ini (12/10) untuk menempel Shin di peringkat kedua. Ia sendiri tampil pada pekan ini sebagai bagian dari persiapannya untuk turun pada ajang World Golf Championships-HSBC Champions di Shanghai akhir bulan ini.

Dengan keunggulannya saat ini, Shin kian dekat dengan kemenangan pertamanya sejak menjuarai United Investment Real Estate Open 2015. Kala itu ia berhasil finis di peringkat 6 Order of Merit dan gagal meraih kartu Korn Ferry Tour (yang kala itu masih bernama Web.com Tour). Tapi ia kemudian meraih keanggotaan penuh setelah menembus Qualifying School tahun 2017.

Dou Zecheng, PGA TOUR Series-China Player of the Year 2015, menjadi pesaing terdekat Justin Shin dengan selisih enam stroke. Foto: PGA TOUR Series-China/Liu Zhuang.

Pada putaran ketiga ini, Shin bermain 5-under dalam 13 hole yang ia mainkan, sebelum kemudian mendapat dua bogey di hole 15 dan 18. Beruntung di hole 17, ia mencatatkan eagle sehingga cukup untuk memiliki tabungan enam stroke pada putaran final. Besok (13/10) ia akan bermain dengan Dou.

“Terakhir kalinya saya bermain dengannya ialah pada tahun 2016, dan dia bermain di PGA TOUR lalu bermain di Korn Ferry Tour sekarang, jadi pasti akan sangat menyenangkan,” kata Shin.

“Dia pemain yang bagus, dan bisa mencatatkan skor rendah. Hari ini ia bahkan main 62, itu angka yang bagus. Saya pikir besok pasti bakal banyak birdie dan saya sendiri harus mencatatkan banyak birdie, par saja tidak akan cukup.”

Dou sendiri memulai putaran ketiga ini dengan enam par berturut-turut sebelum akhirnya mengoleksi tujuh birdie dan sebuah eagle.

Cyril Bouniol untuk sementara berada di peringkat 5 Order of Merit PGA TOUR Series-China dan berpeluang untuk finis di peringkat keempat. Untuk sementara ia ada di posisi 4 setelah bermain 14-under 199. Foto: PGA TOUR Series-China/Liu Zhuang.

“Hari ini, sejak awal saya merasa segalanya berjalan dengan sangat baik. Putting saya dari jarak pendek di hole pertama memang meleset, tapi dari cara saya memukulnya, saya merasa bisa mendapatkan skor yang rendah,” ujar Dou, yang sempat bermain penuh pada PGA TOUR musim 2017-2018.

“Kemudian saya sampai di hole 6 lalu menorehkan skor 8-under dalam delapan hole berikutnya. Putting saya dari jarak 20 kaki banyak yang bisa masuk, dan saya selalu memukul bola ke hampir tiap fairway. Jadi, sepanjang hari ini saya hampir tak perlu mengamankan par sehingga permainan terasa lebih mudah buat saya.”

Meski demikian, Dou tidak bermimpi untuk menyalip Shin. Baginya, pegolf berdarah Korea itu memiliki kualitas yang bakal menempatkannya di jajaran atas klasemen dengan permainannya saat ini.

“Jadi, saya takkan berpikir untuk mengejar dia. Saya hanya akan berusaha bermain seperti hari ini dan sudah bagus kalau ada peluang untuk mengejarnya,” tandasnya lagi.

Putaran final Macau Championship besok sekaligus menjadi 18 hole terakhir pada rangkaian PGA TOUR Series-China musim ini. Selain menentukan siapa yang bakal menjuarai ajang pamungkas ini, pemenang Order of Merit juga bakal dipastikan besok. Untuk sementara Max McGreevy asal Amerika kukuh di puncak klasemen Order of Merit dengan koleksi RMB965.124. Rekan senegaranya, Trevor Sluman ada di tempat kedua dengan raihan RMB787.865.

Persaingan sengit bakal terjadi di batas bawah pemain yang berhak meraih keanggotaan pada Korn Ferry Tour musim depan. Cyril Bouniol asal Perancis berada di peringkat kelima dengan koleksi RMB574.168.

Leave a comment