Peraih medali emas cabang olahraga golf Olimpiade Rio, Justin Rose akan menjalani debutnya pada Indonesian Masters yang akan berlangsung pada 14-17 Desember 2017 mendatang. Kepastian ini disampaikan kepada publik golf di Indonesia dalam jumpa pers yang berlangsung di Hotel JS Luwansa siang tadi (21/11).

Pegolf asal Inggris yang kini berperingkat 6 dunia ini tengah berada dalam performa terbaiknya setelah menjuarai dua ajang besar secara berturut-turut. Setelah menjuarai WGC-HSBC Champions di Shanghai, China, ia memenangkan Turkish Airlines Open. Ia juga bersaing ketat untuk memperebutkan gelar Race to Dubai—sampai akhirnya gelar tersebut diraih oleh rekan senegaranya, Tommy Fleetwood.

Dalam video singkat yang ditayangkan, Justin Rose berniat untuk mengakhiri tahun 2017 dengan sempurna dengan memenangkan gelar Indonesian Masters yang tahun ini memasuki penyelenggaraan ketujuh.

”Ini akan menjadi cara terbaik untuk menutup tahun ini, bermain pada satu ajang papan atas Asian Tour, dan bermain di Indonesia untuk pertama kalinya. Ini merupakan kesempatan yang sangat menarik,” ujar Rose.

Pegolf yang kini berusia 37 tahun ini memang tidaklah asing bermain di Asia. Setelah beberapa kali bermain pada ajang UBS Hong Kong Open, termasuk pada pekan ini, ia juga telah bermain pada ajang Thailand Golf Championship.

”Tahun ini merupakan tahun yang luar biasa buat saya setelah meraih dua kemenangan sekaligus dan semoga saya bisa menjadikannya tiga kemenangan tahun ini dengan menjuarai Indonesian Masters,” imbuh Rose.

Selain Rose, sejumlah nama besar dipastikan bakal meramaikan persaingan sehingga penggemar golf di Indonesia bakal mendapat suguhan berkelas yang jauh lebih berkualitas lagi pada tahun ini. Beberapa di antaranya termasuk Gavin Green yang berniat menjadi pegolf Malaysia pertama yang menjuarai Order of Merit Asian Tour, Scott Hend yang merupakan pemenang Order of Merit tahun lalu, duo Thailand Thongchai Jaidee dan Kiradech Aphibarnrat juga dikabarkan akan bergabung di Royale Jakarta Golf Club.

Indonesian Masters tahun ini akan menjadi ajang yang paling istimewa ketimbang enam edisi sebelumnya. Selain menjadi ajang tutup musim Asian Tour dan turnamen terakhir dari Tour mana pun di seluruh dunia, pemenang turnamen ini akan mendapat sejumlah privilese. Selain mendapatkan poin Official World Golf Ranking sebesar 20, ia juga akan mendapat tiket bermain pada The Open Championship 2018 dan WGC-Mexico Championship.

Selain itu, turnamen ini juga menjadi seri keempat dari lima seri Panasonic Swing, yaitu rangkaian turnamen yang dimulai di Thailand, Malaysia, India, Indonesia, dan akan berpuncak di Jepang. Seri ini akan memberikan hadiah uang yang besar bagi pemain yang berhasil mengumpulkan poin terbanyak.

Mewakili jajaran pemain terbaik Indonesia, George Gandranata menyambut positif ajang ini sebagai ajang yang sangat penting untuk meningkatkan kualitas permainan para pegolf profesional di Indonesia. Ekspos ke turnamen-turnamen kelas dunia seperti Indonesian Masters menurutnya akan menjadi kesempatan istimewa.

Selain memancing para penggemar golf Indonesia untuk datang langsung dan menyaksikan permainan Justin Rose dan bintang-bintang top lainnya, pihak promotor telah menyiapkan sejumlah program menarik untuk para penonton yang hadir, yang tentunya diharapkan bisa lebih memeriahkan penyelenggaraan tahun ini.

Indonesian Masters tahun ini sekaligus menjadi ajang pertama kolaborasi kelima perusahaan BUMN, yaitu Bank BRI, Bank BNI, Bank Mandiri, Bank BTN, dan Telkom Indonesia.