Juara bertahan Hero Indian Open, S.S.P. Chawrasia, mulai meramaikan persaingan pada turnamen resmi Asian Tour, European Tour, dan Indian Golf Union ini. Permainannya pada putaran kedua (10/3) dengan catatan 5-under 67 menempatkannya di puncak klasemen sementara, ketika turnamen ini kembali terganggu oleh cuaca buruk

Chawrasia yang telah mengoleksi lima gelar Asian Tour kini berada dalam kondisi yang prima dan menunjukkan kemampuannya untuk menaklukkan DFL Golf and Country Club, lapangan garapan Gary Player. Pegolf India berusia 38 tahun ini mencattakan lima birdie untuk memimpin turnamen nasional terbukanya.

”Saya main lima under dan sangat gembira. Hari pertama saya main even par karena saya agak takut main di lapangan baru dan sangat sulit ini,” ujar Chawrasia. ”Saya takkan mengubah apa-apa. Saya akan tetap memainkan strategi yang sama. Pukul lurus dan putt dengan baik. Sangat sederhana.”

Catatan skor 67 miliknya merupakan skor pertama yang diraih tanpa bogey pada putaran kedua kemarin. Catatannya juga mengagumkan, di mana hanya empat pukulannya yang meleset dari green. Dan ia hanya membutuhkan 27 putt untuk mencatatkan skor tersebut.

”Tahun lalu saya menang, jadi banyak hal positifnya. Dan sekarang saya memimpin, jadi jelas saya percaya diri dan berusaha memenangkan turnamen ini lagi. Semoga saja saya bisa main bagus dalam dua hari berikutnya,” tutup Chawrasia.

Sementara pegolf asal Spanyol, Carlos Pigem, meski bermain 1-over 73 kemarin, masih memiliki peluang untuk meraih kemenangan terbesar dalam kariernya. Bukan hari yang bagus buat Pigem, mengingat ia mendapat dua double bogey. Namun, selisih catatan skornya hanya 3 stroke dari Chawrasia.

”Lapangan ini sangat sulit. Anda berada di bawah tekanan pada tiap pukulan, jadi mesti bermain 100%. Dua pukulan saya yang meleset membuat saya mendapat dua double bogey lantaran memukul dua bola ke air. Anda mesti terus berjuang di sini.

”Angin berembus kencang pada sembilan hole pertama dan saya main 1-under, cukup bagus. Lalu saya mendapat birdie lagi dan kehilangan pukulan di hole 5. Bola saya masuk air. Lalu hole 8 juga sama. Masih putaran yang bagus, 73 tidaklah buruk, dan kita lihat apa yang bakal terjadi dalam dua putaran berikutnya,” ujar Pigem.

Sekali lagi cuaca buruk terpaksa menunda permainan hingga 2 jam dan 40 menit pada sore hari. Sebagian dari seluruh peserta sesi sore mesti kembali memainkan putaran kedua pada hari ini pukul 7:00 waktu setempat, sementara putaran ketiga baru akan dimainkan pada pukul 12:30.