Juara bertahan PGM Bukit Jawi Championship, Danny Chia, menggeser juniornya Gavin Green setelah kemarin (13/5) mencatatkan skor 7-under 65, unggul 1 stroke dari Green dan pegolf Amerika Serikat Johannes Veerman.

Chia yang memegang tiga gelar ajang Asian Development Tour (ADT) meraih 3 birdie di 4 hole penutupnya untuk mencatatkan total skor 13-under 203 di Bukit Jawi Golf Resorts. Sementara Gavin yang bermain 2-under 70 yang berusaha meraih kemenangan ADT ketiganya agar bisa mendapat hak bermain pada ajang Asian Tour 2016 ini tertinggal 1 stroke.

Chia berpeluang mempertahankan gelarnya setelah mengumpulkan total 8 birdie dengan 1 bogey. Tahun lalu ia tampil domionan dan berhasil meraih juara dengan selisih 6 stroke.

”Saya bermain dengan sangat baik untuk bisa memimpin dan cukup puas dengan cara main saya hari ini (kemarin). Saya banyak melakukan perjalanan belakangan ini dan pekan lalu leher saya terasa kaku. Saya agak santai dan merasa puas bisa kembali bersaing,” ujarnya.

”Tahun lalu saya menang di sini, jadi ini lapangan yang pas buat saya. Saya ingat bermain dengan skor rendah pada hari terakhir, jadi bakal seru juga kalau bisa melakukannya lagi besok (hari ini).”

Sementara itu, satu-satunya wakil Indonesia pada ajang ini, George Gandranata berhasil bermain even par pada hari ketiga kemarin. Ia mengawali permainannya dengan kurang meyakinkan lantaran mengawali dengan bogey. Ia baru mendapatkan birdie di hole ketiganya, yaitu hole 17. Total kemarin ia mencatatkan 5 birdie dan 5 bogey untuk mencatatkan total skor 216. Hari ini ia bakal berusaha untuk memaksimalkan permainannya agar bisa finis di peringkat yang lebih baik.

Sebagai sirkuit yang dirintis pada 2010 lalu, ADT menjadi batu loncatan bagi para pegolf profesional regional untuk melangkah ke jenjang Asian Tour. Lima pegolf peringkat teratas pada Order of Merit akhir musim secara otomatis akan mendapatkan kartu Asian Tour musim 2017.

Selain itu, eperti ajang ADT lainnya, PGM Bukit Jawi Championship akan memberikan poin ranking dunia yang bakal menjadi modal penting untuk Olimpiade di Rio de Janeiro pada bulan Agustus mendatang.