Jordan Surya Irawan dan I Ketut Sugiarta menggeser Rinaldi Adiyandono dari puncak klasemen pada akhir putaran kedua Indonesian Golf Tour presented by OB Golf & Ancora Sports (IGT) Seri II di Padang Golf Modern hari ini. Kedua pegolf berbeda generasi ini mencatatkan skor yang sama dalam dua putaran ini, 71-67 dan berbagi posisi di peringkat teratas.

Jordan menunjukkan kematangan permainannya dan mengawali upayanya untuk menambah koleksi gelar IGT-nya dengan meyakinkan. Bermain dari hole 1, ia langsung mendapat birdie dan menutup sembilan hole pertamanya dengan bermain 3-under.

Ia terus menambah koleksi birdie-nya di hole 10 dan 14 sebelum akhirnya mendapat satu-satunya bogey di hole 17. Namun, ia berhasil menutup permainannya dengan birdie yang meyakinkan sehingga membuatnya total mengoleksi 6-under 138.

”Hari ini tee off saya lebih bagus dibandingkan kemarin,” tulis Jordan dalam pesan WhatsApp. ”Kemarin saya sempat lost ball dan berkali-kali ke arah pepohonan. Game plan sih sama saja, tapi hari ini kalau merasa tidak percaya diri dengan driver, saya memilih untuk menggunakan 3-wood atau 3-iron supaya lebih aman.”

Jordan mengaku pada hari pertama kemarin sempat bermain dalam suasana emosi. Namun, ia bersyukur akhirnya berhasil mengendalikan emosinya dan mempertahankan permainannya. ”Kalau hari ini saya relatif lebih stabil [dari sisi emosi],” ujarnya lagi.

Jordan memang tidak sendirian. Pegolf tuan rumah I Ketut Sugiarta yang juga telah mengantongi dua gelar IGT pada 2014 silam juga bermain dengan catatan skor yang sama pada hari ini berkat 6 birdie dan 1 bogey.

Sementara itu, pemimpin klasemen pada putaran pertama kemarin, Rinaldi Adiyandono harus merelakan posisi teratas setelah pada hari ini malah bermain 2-over 74. Meski tertinggal 5 stroke di belakang Jordan dan Ketut Sugiarta, peluangnya belum habis.

Adapun juara bertahan turnamen ini, Ian Andrew menjadi satu-satunya pemain yang berhasil bermain tanpa bogey sama sekali. Bermain even par pada hari pertama, pegolf asal Bali ini hanya bisa bermain even di sembilan hole pertamanya sebelum akhirnya birdie pertama ia peroleh ketika memasuki sembilan hole terakhir, di hole 1. Ia masih mendapatkan dua birdie lagi untuk 3-under 69 dan total skor 3-under 141 bersama dengan Nasin Surachman.

Seperti halnya di kategori profesional, fluktuasi juga terjadi di kelas amatir. Pada akhir putaran kedua, Laud Mahessa bersaing ketat dengan Dion Sanusi untuk menjadi pemain amatir terbaik pada turnamen ini. Keduanya sama-sama mencatatkan skor 1-over 145. Adapun Alfred Raja Sitohang kini berada 1 stroke di belakang Laud dan Dion lantaran hari ini bermain 3-over 75.