Jazz Janewattananond memperbaiki peringkatnya pada hari kedua WGC-HSBC Champions usai menorehkan skor 69.

Pimpinan Habitat for Humanity Standings (Order of Merit) Asian Tour Jazz Janewattananond berhasil memperbaiki posisinya untuk kini berjarak hanya enam stroke dari pimpinan klasemen sementara asal Inggris, Matthew Fitzpatrick.

Jazz, yang membukukan skor 2-under 70 pada hari pertama dan memulai putaran kedua dari peringkat T26 berhasil menorehkan skor 3-under 69 kini menjadi salah satu dari sembilan pemain yang berada di posisi 11.

Skor total 5-under 139 ini membawanya sejajar dengan sejumlah jawara Major, seperti Bubba Watson dan Justin Rose.

Performa Jazz dalam dua ajang Asian Swing PGA TOUR sebelumnya memang terbilang mengecewakan. Pada THE CJ CUP @ NINE BRIDGES di Korea dua pekan lalu, ia finis di posisi T65. Adapun ketika mengikuti ZOZO CHAMPIONSHIP pekan lalu ia finis di peringkat 57.

“Lapangan ini dimainkan dengan sedikit lebih berat ketimbang kemarin (31/10). Saya gagal memasukkan beberapa putt, tapi secara keseluruhan, hasil yang saya dapatkan ini masih terbilang bagus. Dan sekarang saya berada di posisi yang bagus untuk menanjak ke jajaran atas klasemen,” tutur pegolf termuda di kancah Asian Tour yang berhasil mengemas empat kemenangan dalam usia 23 tahun ini.

Dalam dua putaran pertama ini, Jazz menorehkan 10 birdie dengan 5 bogey, pencapaian yang justru gagal ia tampilkan di Korea dan Jepang.

“Anda bermain menghadapi para pemain terbaik di dunia dan ingin membuktikan diri bahwa Anda sanggup mengimbangi mereka juga.” – Jazz Janewattananond

“Meskipun tidak ada cut-off, Anda pasti ingin finis setinggi mungkin di papan klasemen. Anda bermain menghadapi para pemain terbaik di dunia dan ingin membuktikan diri bahwa Anda sanggup mengimbangi mereka juga,” sambung Jazz.

“Saya berusaha meningkatkan permainan saya ke level berikutnya dan mengasah aspek yang kurang saya kuasai. Untuk saat ini, putting menjadi kunci penting untuk meningkatkan permainan saya, jadi itulah yang saya latih keras.”

Jazz saat ini masih kukuh di puncak Habitat for Humanity Standings dan berpeluang untuk menjadi pegolf No.1 Asian Tour musim ini.

Pada akhir putaran kedua ini, PGA TOUR Rookie of the Year Im Sungjae berada di posisi terbaik dengan berada di posisi T3 bersama Adam Scott dan sang juara bertahan Xander Schauffele.

Im sempat menjadi pimpinan klasemen sementara setelah membukukan empat birdie berturut-turut dari hole pertamanya. Usai bogey di hole 6, ia menorehkan birdie kelima di sembilan hole pertama, sebelum akhirnya menorehkan skor 37 berkat satu birdie dan dua bogey di sembilan hole berikutnya.

Sementara itu, pimpinan klasemen hari pertama Li Haotong, yang bermain even par 72 pada hari kedua, berkat dua birdie dan dua bogey, harus berada di posisi T6. Rekan senegaranya, Yuan Yechun hanya berjarak tiga stroke dari Li setelah mengumpulkan skor 69-70 dalam dua putaran pertama WGC-HSBC Champions yang memperebutkan total hadiah senilai US$10,25 juta ini.