Pegolf No.1 Asian Tour Jazz Janewattananond mengambil alih pimpinan klasemen SMBC Singapore Open.

Posisi teratas tampaknya menjadi posisi yang akrab dengan Jazz Janewattananond dalam beberapa pekan terakhir. Sejak menjuarai Indonesian Masters dan menutup tahun 2019 dengan menjuarai Thailand Masters, Jazz terlihat masih membawa tren positif tersebut ke tahun ini.

Ketika bertanding pada Hong Kong Open pekan lalu, ia juga menampilkan permainan yang membuat tiap orang yang mengenalnya dengan baik berharap ia bisa menang. Ia memang tidak berhasil menang, tapi mengakhiri pekan di Hong Kong dengan finis di jajaran atas.

Kali ini ia mengakhiri putaran kedua SMBC Singapore Open dengan posisi yang tidak asing baginya. Bagaimanapun juga, inilah posisi yang jelas sangat diharapkan dari seorang juara bertahan. Setelah menorehkan skor 4-under 67 di Sentosa Golf Club, Jazz memastikan mengambil alih posisi teratas dengan skor 6-under 65. Seiring anjolknya performa rekan senegaranya, Kosuke Hamamoto, yang memimpin pada hari pertama kemarin, Jazz kini memegang keunggulan satu stroke dari Kim Joohyung dan Miguel Tabuena.

Penampilan Jazz kali ini menunjukkan determinasi yang luar biasa, mengingat ia sebenarnya sempat mendapat bogey di hole kedua. Namun, ia berhasil mendapakan irama permainannya setelah birdie di hole 4, untuk selanjutnya menambah enam birdie lagi di sisa permainannya.

Kenangan istimewa tahun lalu tampaknya memang masih menginspirasi pegolf No.1 Asian Tour ini. Sebab kemenangannya di sinilah yang melambungkan posisinya ke jajaran 100 besar dunia.

 

“Senang bisa kembali ke lapangan yang memberi kemenangan pada setahun yang lalu. Masih ada dua hari lagi dan masih banyak hal yang bisa terjadi. Lagipula ada banyak pemain tangguh di snii. (Matt) Kuchar dan (Justin) Rose menempel dan saya harus tetap fokus pada rencana saya sendiri dan semoga bisa menang lagi pada akhir pekan ini,” tutur Jazz.

Pegolf yang kini berperingkat 38 dunia ini memang sadar, ada banyak pemain tangguh yang mengincar posisinya. Pegolf muda dari Korea Kom Joohyung yang melambung namanya berkat memenangkan tiga gelar Asian Development Tour dan satu turnamen Asian Tour di India dan Miguel Tabuena dari Filipina menjadi dua pesaing terdekatnya saat ini dengan selisih hanya satu stroke.

Selain itu, masih ada nama besar, seperti bintang Presidents Cup Tim AS Matt Kuchar dan mantan juara Indonesian Masters Justin Rose yang hanya berjarak dua stroke.

“Semua orang bakal mengeluarkan permainan terbaik mereka pada akhir pekan ini,” Jazz meyakini. “Anda mesti berusaha dan menampilkan permainan terbaik Anda sendiri dan melakukan apa yang mesti Anda lakukan. Posisi pin dan kondisi green juga pasti akan lebih sulit, hanya saja saya tak yakin mengenai kondisi angin besok.”

Danny Masrin memastikan melangkah ke putaran akhir pekan dengan skor total 1-under 141 pada ajang SMBC Singapore Open. Foto: Yongki Hermawan.


Danny Masrin kembali menembus akhir pekan

Bintang golf asal Indonesia Danny Masrin dipastikan kembali menembus putaran akhir pekan. Hari ini ia terpaksa berpuas dengan membukukan skor 72 setelah kemarin menorehkan skor 69. Danny harus menorehkan lima birdie dengan empat birdie untuk kini berada di peringkat T32, di antaranya bersama Juara Indonesia Open 2019 Miguel Carballo dengan skor total 1-under 141.

Pekan lalu Danny juga berhasil menembus putaran akhir pekan dalam debutnya sebagai anggota penuh Asian Tour pada ajang Hong Kong Open. Ia sempat berada di jajaran sepuluh besar ketika memulai putaran final, namun harus puas dengan finis di peringkat T30.

Danny bukan menjadi satu-satunya wakil Indonesia pekan ini, namun untuk saat ini ia menjadi satu-satunya yang memastikan lolos ke dua putaran terakhir. Juara Asian Tour pertama asal Indonesia Rory Hie terpaksa pulang lebih awal setelah bermain 72-74 dalam dua putaran ini.

Adapun satu wakil Indonesia lainnya, Elki Kow, masih memiliki kemungkinan untuk melaju ke dua putaran terakhir. Elki yang bermain dengan memanfaatkan jatah wakil negara ASEAN menyisakan hole 18 untuk ia mainkan. Agar bisa lolos cut, ia harus mencatatkan birdie di hole tersebut agar mendapatkan skor total 1-over dan melangkah ke putaran ketiga dan keempat.

Posisi Elki sebenarnya sempat berada di ambang aman. Ia memulai putaran kedua dengan birdie di hole pertama. Meski meudian mencatatkan dua bogey di hole 3 dan 5, ia sempat bermain 1-under hingga hole 13. Sayangnya bogey di hole 14 dan par di tiga hole berikutnya membuatnya wajib mendapat birdie di hole terakhir.