Apa saja buku yang telah dibaca Rory McIlroy? Apakah sudah tersedia dalam bahasa Indonesia?

Rory McIlroy kini menjadi penikmat literatur. Sejumlah buku telah menjadi bagian dalam keberhasilannya kembali menjadi pegolf No.1 Dunia. Mari menyimak apa saja buku yang ia baca dan tentang apa tiap buku itu.

 

Digital Minimalism oleh Cal Newport

Minimalisme merupakan seni untuk mengetahui seberapa banyak yang disebut sebagai cukup. Minimalisme digital menerapkan ide ini terhadap teknologi pribadi kita. Inilah kunci untuk menjalani hidup yang lebih berfokus dalam dunia yang semakin riuh ini. Dalam buku ini, Newport memperkenalkan filosofi penggunaan teknologi yang terbukti sudah meningkatkan kualitas hidup banyak orang.

 

 

The Greatest Salesman in the World oleh Og Mandino

Og Mandino menegaskan keberadaan Anda pada hari ini tidaklah penting. Ia mendorong Anda untuk belajar mengubah kehidupan dengan menerapkan rahasia-rahasia yang ia ungkapkan melalui teks-teks kuno. Buku ini telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh sejumlah penerbit. Salah satunya oleh MIC Publishing.

 

 

The Obstacle is the Way oleh Ryan Holiday

Ada formula kesuksesan yang telah diikuti oleh sejumlah ikon sejarah—dari John D. Rockefeller sampai Steve Jobs—yang membuat mereka mengubah rintangan menjadi peluang. Kala dihadapkan pada situasi yang mustahil, mereka menemukan cara untuk meraih kemenanga yang kita harapkan.

 

 

The Ego is the Enemy oleh Ryan Holiday

Ketika banyak yang berpikir bahwa rintangan untuk mencapai kehidupan yang sukses berasal dari dunia luar, Holiday menekankan bahwa musuh tersebut ada dalam diri kita sendiri: ego kita. Lewat buku ini Holiday mengangkat beragam kisah dan contoh, dari sastra ke filosofi ke sejarah yang mencapai keberhasilan dengan menaklukkan ego mereka.

 

 

Everything is F*cked oleh Mark Manson

Dunia ini memang kacau dan berantakan, tapi itu karena banyak orang yang tidak sadar bahwa harapan yang mereka miliki sebenarnya disilaukan oleh keinginan-keinginan pribadi yang tidak masuk akal. Buku ini telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dalam judul Segala-galanya Ambyar: Sebuah Buku tentang Harapan dan diterbitkan oleh Grasindo.

 

 

The Subtle Art of Not Giving a F*ck oleh Mark Manson

Manson menciptakan momen perbincangan yang serius dan mendalam, dibungkus dengan cerita-cerita menghibur dan terkini, serta humor yang cadas. Lewat buku ini Anda bisa mulai menjalani kehidupan yang lebih memuaskan dan apa adanya. Juga telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dan diterbitkan oleh Grasindo dengan judul Sebuah Seni Bersikap Bodo Amat: Pendekatan yang Waras demi Menjalani Hidup yang Baik.