Turnamen golf paling prestisius di Indonesia, Indonesian Masters presented by Zurich kembali menjadi salah satu agenda Asian Tour pada musim ini setelah penyelenggaraannya kembali diumumkan kepada publik golf Indonesia hari ini (27/4) di Hotel J.S. Luwansa, Jakarta.

Memasuki penyelenggaraan yang keenam, ajang yang akan digelar pada 6-9 Oktober mendatang di Royale Jakarta Golf Club, Jakarta ini diperkuat dengan hadirnya perusahaan asuransi global, Zurich sebagai presenting sponsor untuk turnamen yang memperebutkan total hadiah sebesar US$750.000 ini.

Meskipun ini menjadi keikutsertaan pertama bagi Zurich untuk mendukung golf di Indonesia, perusahaan asuransi ini sudah memiliki tradisi golf yang kuat secara global, di antaranya lewat gelaran Zurich Classic yang merupakan kalender tetap PGA Tour.

Presiden Direktur Zurich Topas Life Peter Huber mengungkapkan, ”Golf adalah sebuah permainan yang banyak dicintai oleh para customer kami. Akan tetapi, keterlibatan kami di olahraga ini bermakna lebih bagi kami dari hanya sekedar mendukung salah satu minat para customer kami, dan menghubungkan brand kami dengan momen-momen yang sangat positif dan penuh kegairahan. Ini merupakan kemitraan yang sejati yang kami rasakan dengan para customer kami dan juga mereka yang benar-benar mencintai golf.”

Selain itu, keikutsertaan mereka kali ini sekaligus sebagai bagian dari perayaan 25 tahun keberadaan mereka di Indonesia, terhitung pada September 2016 mendatang.

”Sebagai perusahaan asuransi, kami menyadari pentingnya keterlibatan dalam jangka panjang sehingga komitmen kami pun akan menjadi komitmen yang berkelanjutan untuk mendukung turnamen ini,” sambung Peter lagi.

Sementara itu, Jimmy Masrin selaku pemprakarsa turnamen ini, yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua Asian Tour mengungkapkan perubahan kalender penyelenggaraan keenam ini diharapkan bisa memberikan hal yang positif.

”Tiap tahun, cita-cita penyelenggaraan turnamen ini adalah promosi Indonesia melaluui platform golf. Sebab ada lebih dari 150 lapangan golf di Indonesia. Harusnya kita bisa lebih bagus secara regional,” ungkap Jimmy.

Chief Operating Officer Royale Jakarta Golf Club George Chandra mengungkapkan perubahan waktu penyelenggaran turnamen ini diharapkan bisa lebih menjamin cuaca yang lebih baik dan bersahabat. ”Dengan demikian, diharapkan ketika turnamen digelar, lapangan bisa berada dalam kondisi terbaiknya sehingga benar-benar cocok untuk menguji para pemain,” ujarnya.

Selain itu, dalam kaitannya dengan upaya meningkatkan jumlah kunjungan wisata yang terkait dengan golf, George Chandra juga mengungkapkan sejak turnamen ini digelar, pihaknya telah mengalami peningkatan jumlah kunjungan turis golf—bukan pegolf asing biasa yang merupakan ekspatriat—hingga mencapai tiga kali lipat.

Fakta ini diharapkan akan makin mendorong Kementerian Pariwisata Republik Indonesia untuk ikut berperan aktif dalam menggarap turisme golf untuk bisa menjadi salah satu andalan dalam meningkatkan jumlah kunjungan wisata ke Indonesia.

Sebagai turnamen prestisius, Indonesian Masters presented by Zurich ini telah menjadi turnamen yang sangat dinanti-nantikan para pegolf profesional di Indonesia. Ketua PGA Tour of Indonesia Johannes Dermawan menyambut baik kepastian digelarnya ajang ini dan sangat positif para pegolf profesional Indonesia bakal bisa menembus sepuluh besar.

Indonesian Golf Tour presented by OB Golf & Ancora Sports, yang sudah memasuki musim ketiga, telah memberi dampak yang positif dan belum lama ini telah memberikan hasil yang membanggakan dengan keberhasilan George Gandranata menjuarai turnamen Asian Development Tour di Malaysia beberapa waktu lalu. Tentu kita harapkan akan ada George-George yang lainnya,” papar Johannes Dermawan.