Indonesia menang meyakinkan dari Malaysia dengan skor akhir 15½-12½.

Pertemuan antara para pegolf yang mewakili Indonesian Golf Tour (IGT) dengan para pegolf dari Professional Golf Malaysia (PGM) berakhir dengan kemenangan Tim IGT. Pertemuan kedua negara yang berlangsung di Gunung Geulis Golf and Country Club sejak 15 Oktober 2019 lalu berakhir dengan keunggulan Indonesia dengan skor akhir 15½-12½.

Penentu kemenangan pada ajang ini ialah pegolf remaja amatir Kentaro Nanayama, yang sukses mengalahkan Razli bin Yahya di hole 16, persis ketika Indonesia hanya membutuhkan satu poin lagi.

Hari terakhir ajang IGT-PGM Championship 2019 ini dimulai dengan melanjutkan partai Fourball yang tak dapat dituntaskan pada hari Rabu (16/10). Indonesia yang awalnya sempat unggul satu poin, pada akhir partai Fourball ini harus berbagi poin dengan rombongan tamunya dengan poin sama kuat, 8-8.

Partai tunggal yang mempertemukan seluruh 12 anggota dari masing-masing tim menjadi penentu, sekaligus menciptakan ketegangan tersendiri dari kedua belah pihak. Namun, Indonesia berhasil mencuri kemenangan pertamanya lewat duel Joshua Andrew Wirawan dan Kemarol Baharin. Meski pegolf Malaysia itu sempat unggul 1-up di hole pertama, Andrew berhasil menyamakan kedudukan usai memenangkan hole 2. Sejak itu ia terus mencuri poin di hole 3, 4, 5, 9, 10, dan akhirnya mengakhiri perlawanan Kemarol di hole 11.

George Gandranata menjadi penyumbang poin kedua, setelah Joshua Andrew Wirawan, dengan menaklukkan pegolf senior R. Nachimutu dengan skor 3&2. Foto: GolfinStyle.

Pada partai tunggal ini, poin lainnya turut disumbangkan oleh George Gandranata yang sukses menundukkan pegolf senior Malaysia, Nachimutu Ramasamy dengan 3&2. Sementara Danny Masrin yang berhadapan dengan Amir Nazrin, menghadapi perlawanan sengit dari bintang muda Malaysia ini, sampai akhirnya memastikan kemenangan 2&1 di hole 17.

Sebelumnya, Elki Kow turut menyumbangkan poin usai menaklukkan Daeng Rahman dengan skor cukup telak, 4&3. Adapun pegolf amatir No.1 Indonesia Naraajie Emerald Ramadhan Putra menampilkan performa luar biasa untuk mengalahkan Wilson Choo dengan skor 5&4.

Duel yang tak kalah seru juga terjadi antara Almay Rayhan Yagutah dan Rizal Amin. Almay, yang bersama Naraajie, Jonathan Wijono, dan Kentaro Nanayama ikut menjadi kekuatan penting Indonesia, sempat tertinggal 2-up dari Rizal di hole 14, namun secara luar biasa ia berhasil mencuri poin di hole 15, 16, dan menaklukkan pegolf Malaysia tersebut dengan chip-in di hole 18, sekaligus memastikan sumbangan satu poin lagi.

“Para pemain kita (bermain) sangat memuaskan pada partai tunggal, kami bisa mengambil tujuh poin.” – Jubilant Harmidy, Kapten Tim IGT

Sebelumnya, Jonathan Wijono menampilkan perlawanan yang luar biasa terhadap bintang EurAsia Cup Nicholas Fung. Pegolf yang akrab disapa Jowi itu bahkan sempat unggul 3-up hingga hole 11. Namun, lawannya adalah pemain berpengalaman yang juga berstatus juara Asian Tour. Fung memastikan keduanya bermain imbang setelah mencuri poin di hole 12, 16, dan 18.

Kentaro sendiri menunjukkan permainan yang sangat matang dalam debutnya pada IGT-PGM Championship ini. Ia langsung mencuri poin di hole pertama, sebelum Razli memenangkan hole 2 untuk menyeimbangkan keadaan. Namun, di tujuh hole berikutnya, Kentaro berhasil mencuri empat poin, yang membuatnya unggup 4-up.

Memasuki sembilan hole berikutnya, Razli sempat membuka harapan setelah memenangkan tiga dari lima hole pertama di sembilan hole kedua di West Course ini. Namun, Kentaro memastikan kemenangan di dua hole berikutnya untuk memastikan kemenangan 3&2, sekaligus mengunci kemenangan bagi Tim IGT.

Pada partai tunggal kali ini, Tim Malaysia hanya bisa mencuri 4½ poin. Poin pertama mereka raih dari kemenangan 1-up Siva Chandran dari Rinaldi Adiyandono. Lalu Sukree Otman juga menang telak 5&4 dari Adrian Halimi. Sementara Kim Leun Kwang unggul 1-up dari Kevin Akbar. Adapun Shahrifudin meraih kemenangan by concession dari Jordan Irawan.

Tim Malaysia menerima simbolis cek senilai Rp210 juta, atau sekitar MYR62 juta, dari Pendiri Indonesian Golf Tour Jimmy Masrin. Foto: GolfinStyle.

“Para pemain kita (bermain) sangat memuaskan pada partai tunggal, kami bisa mengambil tujuh poin. Itu luar biasa bagi saya, dan apresiasi tinggi bagi para pemain kita,” ujar Kapten Tim IGT Jubilant “Teddy” Harmidy.

“Namun, itu juga merupakan taktik kami, meraih poin-poin pada partai-partai awal pertandingan tunggal. Terbukti kita bisa mengambil empat poin dari enam pertandingan pertama. Dan itu bisa memotivasi teman-teman di partai-partai selanjutnya.”

Ketangguhan Tim IGT ini turut mendapat pujian dari Tun Ahmad Sarji, Chairman PGM, yang turut hadir pada hari ini. Beliau tidak segan menyampaikan, “Saya telah menyaksikan mutu permainan para pemain Indonesia sungguh hebat sekali, lebih tinggi nilainya daripada (ketika IGT-PGM Championship 2017 diadakan di) Riverside (Golf Club). Jadi, saya ucapkan selamat yang sebesar-besarnya.”

Meskipun timnya harus menelan kekalahan, Tun Ahmad Sarji tetap memuji semangat juang seluruh anggota tim. “Saya tidak menyesalkan performa dari setiap pemain. Semua telah memberikan perjuangan yang terbaik, tapi pada tiap kompetisi, selalu ada yang menjadi pemenang,” tandas beliau.

Hasil Akhir Partai Tunggal
George Gandranata 3&2 vs. R. Nachimutu
Rinaldi Adiyandono vs. Siva Chandran 1-up
Joshua Andrew Wirawan 6&5 vs. Kemarol Baharin
Adrian Halimi vs. Sukree Othman 5&4
Danny Masrin 2&1 vs. Amir Nazrin
Elki Kow 4&3 vs. Daeng Rahman
Naraajie Emerald 5&4 vs. Wilson Choo
Jonathan Wijono AS vs Nicholas Fung AS
Almay Rayhan Yagutah 1-up vs. Rizal Amin
Kevin Akbar vs. Kim Leun Kwang 1-up
Kentaro Nanayama 3&2 vs. Razli
Jordan Irawan vs. Shahrifudin Win by Concession

Leave a comment