Im Sungjae mulai meramaikan persaingan pada RBC Heritage menyusul kegagalannya pada Masters Tournament.

Im Sungjae membuka peluang menghapus kekecewaaan. Bermain pada putaran kedua RBC Heritage, ia tampil luar biasa dan membukukan skor 6-under 65 untuk meramaikan persaingan. Skor total 9-under 133 yang ia bukukan kini menempatkannya di posisi T4.

Skor total 133 yang ia bukukan kini membuatnya berjarak tujuh stroke dari Stewart Cink, yang telah mengoleksi dua kemenangan pada ajang ini. Pegolf senior itu sendiri kembali membukukan skor 63 untuk mengungguli para peserta pekan ini dengan skor total 16-under 126.

”Pukulan saya bagus, seperti halnya kemarin. Itu sebabnya, saya bisa mendapatkan skor yang bagus. Sekarang saya berjarak beberapa stroke dari Stewart, tapi saya akan memainkan permainan saya sendiri tanpa memikirkan skor atau melihat papan klasemen. Saya akan tetap tenang dan berusaha mengendalikan pikiran serta berharap mendapatkan skor yang lebih baik pada akhir pekan ini,” sambung Im lagi.

 

 

Pengalamannya kembali ke Augusta National pekan lalu memang menyisakan kekecewaan. Betapa tidak, dalam debutnya lima bulan silam, ia berhasil menjadi salah seorang runner-up, namun harus pulang lebih awal menyusul skor 77 dan 80 pada pekan lalu. Namun, pekan ini ia membuka peluang untuk memperbaiki performanya.

”Saya tidak main bagus pekan lalu, jadi saya banyak berlatih pada akhir pekan. Saya berusaha mendapatkan suasana hati yang lebih baik dan mengembalikan performa permainan saya. Jadi, saya pikir itulah yang membantu saya bisa main bagus pekan ini,” tutur pemuda berusia 23 tahun, yang kini menempati peringkat ke-23 pada klasemen FedExCup ini.

Im, yang pada putaran kedua bermain dari sembilan hole kedua, sempat mendapat bogey di hole 15. Uniknya, bogey itu seakan memicunya untuk bangkit dan membukukan birdie di tiga hole berikutnya, sebelum kemudian meraih eagle di hole 2 par 5. Dan ia masih mencatatkan tiga birdie lagi plus satu bogey untuk menutup putaran keduanya.

Sorotan dalam permainannya kemarin jelas eagle tersebut. Setelah pukulannya di hole kedua itu meleset dari fairway, ia berhasil melakukan recovery dengan melakukan approach yang menyisakan jarak sekitar 1,5 meter. Istimewanya lagi, pukulan keduanya itu ia lakukan dalam posisi pandangan yang terhalang pepohonan.

”Sejujurnya, saya tidak merasa begitu spesial. Kami hanya mengerjakan rencana permainan kami.” — Stewart Cink.

”Pukulan saya slice 20 yard, dan kemudian bolanya malah berhasil berhenti di tengah green dan dekat dari pin sehingga saya bisa mendapat eagle di sana,” jelasnya.

Sementara, permainan cemerlang Cink dalam dua putaran ini membuatnya memperbarui catatan permainannya dalam 36 hole. Sejak mendapat bogey di hole pembukanya pada hari Kamis, pegofl Amerika berusia 47 tahun ini menorehkkan 13 birdie dan 2 eagle. Kini ia berpeluang meraih kemenangan keduanya pada musim ini. Sejauh ini hanya Bryson DeChambeau yang berhasil melakukan pencapaian tersebut.

Cink, yang ditemani oleh putranya, Reagan, yang menjadi kedi, justru tidak terlalu memikirkan pencapaiannya ini. ”Sejujurnya, saya tidak merasa begitu spesial,” ujarnya. ”Kami hanya mengerjakan rencana permainan kami.”

Sementara itu, rekan senegara Im, Kang Sung, akan memulai putaran ketiga dari posisi T16 setelah untuk kedua kalinya mencatatkan skor 3-under 68. Lalu Kim Siwoo kini ada di posisi T31 dengan skor total 138. Dua mantan juara RBC Heritage, Satoshi Kodaira (72-71) dan C.T. Pan (72-72) juga berhasil melangkah ke putaran akhir pekan.