Im Sungjae tengah mencari sentuhan ajaib yang selama ini telah melambungkan namanya. Dapatkah ia menemukannya pada BMW Championship pekan ini?

Bintang asal Korea Im Sungjae kini kian gelisah. Pasalnya, dengan tersisa hanya dua turnamen lagi pada musim 2019-2020 ini, ia masih berjuang mengembalikan ciri khas permainannya yang selama ini terkenal dengan pukulan lurusnya. Padahal pekan ini ia kembali bertanding pada ajang BMW Championship di Olympia Fields Country Club. Belum lagi ia sebenarnya punya peluang untuk meraih gelar prestisius FedExCup.

Belakangan ini ia mulai kehilangan pukulannya. Pada tiga dari lima turnamen terakhirnya, termasuk ajang pembuka FedExCup Playoff pekan lalu pada THE NORTHERN TRUST, ia harus gagal lolos cut. Salah satu penyebabnya ialah kegagalannya memukul bola ke fairway dan green dengan persentase yang biasanya tinggi. Padahal modal itulah yang telah melambungkan namanya pada panggung PGA TOUR musim lalu, ketika ia tujuh kali masuk sepuluh besar dan menjadi Rookie of the Year.

Ketika golf kembali dipertandingkan, menyusul jeda tiga bulan, Im sempat menghuni peringkat teratas FedExCup menyusul kemenangan perdananya pada The Honda Classic. Tapi sebelas pekan kemudian, ia memasuki pekan-pekan akhir musim 2019-2020 ini dengan berada di tempat ke-8. Pemenang turnamen pekan lalu, Dustin Johnson, kini memegang kendali menuju perburuan gelar FedExCup dan hadiah uang terbesar dalam olahraga golf, yaitu senilai US$15 juta.

Im menjadi satu dari tiga wakil Asia pekan ini—bersama Hideki Matsuyama dan rekan senegaranya, An Byeonghun. Dan ia berniat untuk kembali menyalurkan semangat kompetitif permainannya kembali ke jalur yang semestinya.

”Ketika masih kecil, saya terbiasa bersaing dalam banyak turnamen. Saya akan bersaing dengan banyak anak sebaya dan saya pikir ketika itulah semangat kompetitif saya muncul,” ujarnya. ”Meskipun sering menang waktu kecil, saya juga akan menangis dan kecewa ketika finis di tempat kedua atau ketiga. Menurut saya pengalaman itu ikut membantu saya mencapai posisi saya sekarang ini. Semangat itu jelas masih ada dalam diri saya.”

”Saya ingin memasuki pekan itu di jajaran sepuluh besar agar bisa berpeluang menang (pada TOUR Championship).” — Im Sungjae.

Pegolf berusia 22 tahun ini finis T11 pada ajang terakhir musim lalu, ketika BMW Championship dimainkan di Medinah Country Club. Pekan ini akan menjadi pertama kalinya bagi Im bermain di Olympia Fields, lapangan bersejarah yang telah menjadi tuan rumah turnamen ini untuk kelima kalinya.

Pekan ini tidak akan ada cut-off 36 hole sehingga Im berpeluang untuk menemukan permainannya dan bersiap menuju TOUR Championship di East Lake Golf Club, Atlanta pekan depan. Itulah tempat paling berkesan baginya sejauh ini, mengingat di sana pula ia meraih status Rookie of the Year 2019.

”Saya ingin memasuki pekan itu di jajaran sepuluh besar agar bisa berpeluang menang,” ujar Im. ”Tahun lalu saya bisa bermain pada TOUR Championship sebagai pemain debutan dan mengakhiri musim lalu di peringkat 19. Saat itu saya merasa sangat senang bisa mencapai prestasi tersebut, terutama sebagai seorang debutan. Target awal saya sebenarnya cuma finis di 125 besar, tapi saya malah bisa masuk 30 besar. Prestasi ini sangat membangkitkan rasa percaya diri saya dan memberi pengalaman yang sulit dilupakan. Bahkan setahun kemudian, rasa percaya diri itu masih tertanam dalam diri saya dan sangat membantu pada musim ini.

”Hal terpentingnya ialah saya sudah mengetahui lapangannya sekarang. Saya tahu ke mana mesti memukul bola, ke mana pula saya harus meleset. Jadi pengalaman sebelumnya bakal memainkan peranan yang besar tahun ini. Semoga saja saya bisa memanfaatkan keuntungan itu dan bermain dengan lebih rileks. Sudah tentu saya ingin memasuki pekan depan di peringkat No.1, tapi realitasnya, saya ingin mempertahankan posisi saat ini. Saya sudah senang kalau bisa main pekan depan dari posisi sepuluh besar.”

Jika pada pekan ini Im bertanding dari peringkat 8, An bermain dari posisi 35 pada klasemen FedExCup. Pekan ini juga menjadi pekan penentu bagi An. Tampil solid menjadi mutlak baginya kalau mau masuk 30 besar dan menikmati pengalaman pertamanya bermain pada turnamen pamungkas, TOUR Championship.

Adapun Matsuyama akan kembali mengulangi upayanya meraih kemenangan pada ajang BMW Championship pekan ini. Tahun lalu ia sempat menjadi pimpinan klasemen pada putaran kedua, tapi harus puas finis di tempat ketiga. Kini ia berperingkat 18 pada klasemen FedExCup dan berpeluang besar untuk mengikuti TOUR Championship selama tujuh edisi berturut-turut, sebuah pengakuan terhadap kualitasnya sebagai pemegang lima gelar PGA TOUR.