Ian Andrew dan George Gandranata berhasil menempati posisi teratas putaran pertama Indonesian Golf Tour (IGT) ketika Seri 5 sirkuit profesional ini kembali digelar mulai hari ini (6/6) di Riverside Golf Club, Cimanggis, Jawa Barat. Keduanya memimpin Seri 5 ini setelah sama-sama mencatatkan skor 4-under 68.

Sejumlah pemain senior sempat berada di jajaran atas klasemen pada putaran hari ini. Beberapa di antaranya ialah Jamel Ondo dan Illyasak yang sempat mencatatkan 2-under. Namun, faktor fisik ternyata cukup memengaruhi permainan mereka sehingga pada akhirnya membuka peluang bagi para pemain muda untuk menyalip posisi mereka.

Ian Andrew yang berhasrat untuk kembali menjuarai IGT mengawali putaran pertama ini dengan mencatatkan 2 birdie dan 1 bogey pada sembilan hole pertama yang ia awali dari hole 10. Namun, ketika memainkan sembilan hole keduanya, Ian berhasil menambah koleksi birdie-nya di hole 2, 4, dan 7.

”Hari ini pukulan saya dari tee off sampai iron bagus semua. Saya memukul bola ke 11 fairway dan 17 green. Jadi, hampir sempurna,” ujar Ian.

Meski mengaku puas dengan long game dan approach-nya, Ian mengaku permainan putter-nya masih belum maksimal. ”Seharusnya saya bisa save dua atau tiga stroke,” imbuhnya lagi.

Ian menyebut satu-satunya bogey yang ia peroleh di hole 16 dikarenakan chipping-nya yang salah. ”Saya melakukan satu kesalahan, tapi masih okelah,” ujarnya.

Ian mengaku bahwa ini merupakan pertama kalinya ia memainkan turnamen di Riverside Golf Club. ”Kemarin saat practice round itulah pertama kalinya saya main di sini. Menurut saya, lapangan ini persis lapangan Jagorawi ketika bermain di SEA Games (2012). Karakternya mirip,” ujarnya.

Ian menilai turnamen ini menjadi sangat penting baginya, mengingat ia berniat untuk kembali menjuarai Order of Merit.

”Saya anggap turnamen ini untuk mengamankan ranking, soalnya saya mau mengejar (gelar) Order of Merit (lagi) tahun ini. Jadi, saya harus menang,” jelasnya.

20170606130948_IMG_3112

Sementara itu, George yang juga mencatatkan skor yang sama dengan Ian, mengaku permainannya kali ini turut disebabkan keberuntungan juga. Ia mengakui tantangan ketika tee off sepanjang 18 hole kali ini dan menyebut terus mencari pukulan tee off yang ideal sepanjang putaran ini.

”Tapi permainan iron saya bagus, putting juga bagus, chipping juga lumayan bagus. Jadi, ini awal yang sangat bagus, mengingat pukulan tee saya yang kurang bagus. Main 4-under hari ini sudah bagus sekali,” akunya.

Sama seperti Ian, George juga mengalami satu bogey, yaitu di hole 9. Demikian pun ia mengaku kalau bogey di situ juga sudah merupakan hasil yang bagus lantaran bolanya sempat mampir di bunker pada pukulan ketiga dan harus melakukan dua putt setelah mengeluarkan bola dari bunker tersebut.

”Saya mesti melatih pukulan saya lagi. Pukulan saya hari ini tidak bisa diandalkan. Kalau pukulan saya besok lebih bagus, saya percaya bisa main seperti hari ini atau lebih bagus. Tapi kalau pukulan saya masih seperti hari ini, kita tidak akan tahu bagaimana jadinya besok,” ujarnya.

Sementara itu, dari kelas amatir, Kevin C. Akbar untuk sementara berada di posisi lebih baik daripada juara amatir dalam dua IGT terakhir, Naraajie Emerald Ramadhan Putra. Kevin yang mencatatkan skor 2-over 74 untuk sementara berada di peringkat T17 lantaran mendapatkan 3 bogey dengan hanya 1 birdie. Adapun Naraajie yang menorehkan skor 75 berada di posisi T22.