Pegolf China Taipei Hung Chunkang mempertahankan keunggulan dua stroke untuk tetap berada di peringkat teratas pada akhir putaran kedua Global Qualifying Tournament PGA TOUR Series-China. Siang tadi ia menorehkan skor 1-under 69 di Foison Golf Club untuk mencatatkan skor total 7-under 133.

Skor yang ia raih itu memang jauh dari pencapaiannya pada putaran pertama ketika berhasil menorehkan delapan birdie. Namun, pegolf berusia 27 tahun ini masih mempertahankan posisi teratas dan sekaligus menjaga peluangnya untuk meraih status penuh untuk musim 2019 ini. Status tersebut akan memberinya hak bermain penuh pada seluruh 14 turnamen musim ini.

Tahun 2011 silam, Hung sempat mengikuti wajib militer selama satu tahun dan berhenti dari golf. Ia kemudian sempat bekerja selama setahun dan menjadi pelatih golf, sebelum akhirnya mengejar karier sebagai pegolf profesional.

“Ketika masih muda, saya tidak berhasil masuk anggota tim nasional untuk Asian Games dan saat itu permainan saya juga tidak terlalu bagus sehingga saya menyerah dari golf. Tapi entah mengapa suatu hari saya ingin kembali main golf,” kenang Hung.

Kim Taeho bermain pada 10 turnamen PGA TOUR Series-China pada musim 2018 lalu. Foto: PGA TOUR Series-China/Liu Zhuang.

“Saya baru berusia 19 tahun kala itu, tapi saya sekarang senang bisa kembali main sebagai seorang profesional. Semoga saya bisa terus main bagus karena menurut saya permainan saya sudah cukup siap untuk Tour ini.”

Setelah pada putaran awal menorehkan skor 64, kali ini Hung hanya mengemas empat birdie, tapi juga mendapat tiga bogey. Toh hasil itu masih membuatnya merasa puas dan bertekad untuk bisa mempertahankan momentum besok (28/2).

“Membukuka skor 1-under bukanlah hasil yang buruk di lapangan ini. Hari ini saya melakukan kesalahan di hole 9, saya memukul terlalu jauh ke kanan dan bola saya masuk ke air. Saya juga melakukan tiga putt di hole 8, jadi saya kena bogey di kedua hole tersebut,” jelasnya.

“Saya tahu kami masih harus bermain dua putaran lagi, jadi saya ingin bisa mempertahankan momentum yang saya dapatkan pada hari pertama dan tidak berpikir terlalu berlebihan. Saya pikir dengan begiu saya bisa main dengan skor yang bagus lagi.”

Chris Hickman sempat menikmati bermain pada PGA TOUR Latinoamerica. Foto: PGA TOUR Series-China/Liu Zhuang.

Kali ini Hung dibayangi oleh pegolf Korea, Kim Taeho, yang pada putaran kedua ini mencatatkan skor 2-under 68 dan membukukan skor total 135.

“Hari ini saya cukup senang dengan permainan saya. Saya masih ada di posisi yang bagus dan masih ada banyak kesempatan. Saya juga tak melakukan terlalu banyak kesalahan, bisa dapat empat birdie dan hanya dua bogey,” tutur Kim yang sempat bermain pada 10 turnamen musim 2018 lalu.

Dua pegolf Amerika Daniel Chian dan Chris Hickman mengintai di tempat ketiga. Keduanya menorehkan skor total 3-under 137 setelah masing-masing bermain dengan skor 65 dan 70.

Hickman sempat bermain pada sembilan turnamen PGA TOUR Latinoamerica tahun 2018 lalu. Prestasi terbaiknya ialah T9 di Argentina. Namun, ia hanya finis di peringkat 101 pada Order of Merit.

Leave a comment