Im Sungjae mencatatkan delapan birdie dengan dua bogey dan mulai memanaskan persaingan pada THE PLAYERS Championship.

Sepuluh tahun setelah menyaksikan salah satu pegolf idolanya, K.J. Choi menciptakan sejarah pada THE PLAYERS Championship, Im Sungjae menempatkan dirinya pada posisi yang cukup ideal untuk mengulangi prestasi serupa pada ajang flagship PGA TOUR ini.

Im, yang kala itu berusia 13 tahun, menyaksikan momen kemenangan Choi di The Stadium Course, TPC Sawgrass pada tahun 2011. Kenangan tersebut memicunya untuk mulai memiliki impian Amerikanya sendiri. Dan pada hari Jumat (12/3) kemarin, Im mulai meramaikan persaingan setelah bermain 6-under 66. Permainan memukaunya kemarin membantunya menciptakan enam birdie pertama dalam kariernya, yang ia raih secara berturut-turut.

Ia kini hanya berjarak tiga stroke dari Lee Westwood, sang pimpinan klasemen, yang juga mencatatkan skor 66. Dengan skor total 138, Im akan memulai putaran ketiganya dari posisi T5. Adapun Westwood memimpin dengan keunggulan satu stroke atas rekan senegaranya, Matt Fitzpatrick, dalam ajang yang menyediakan hadiah senilai US$15 juta ini.

Im memulai putaran kedua kemarin dari hole 10 dan menciptakan permainan memukaunya setelah birdie pertamanya di hole 11. Birdie kedua dari jarak 2,7 meter di hole 15 mengawali raihan enam birdie berturut-turut, mencakup putt dari jarak 5,5 meter, 4,5 meter, dan 2,7 meter di hole 17, 18, dan 1. Ia memang sempat mendapat bogey di hole 5 dan 7 setelah bolanya mendarat di bunker sisi green, namun ia lekas bangkit dan menuntaskan putaran kedanya di hole 9 par 5.

“Saya merasa sangat positif dengan beberapa pululan di driving range, jadi saya pikir hal tersebut membantu saya untuk merasa lebih nyaman, dan saya bisa membuat banyak berdie secara berturut-turut,” ujar Im

“Main saya sih OK, tapi saya masih melakukan kesalahan-kesalahan sehingga saya benar-benar mencari pikiran yang lapar demi bermain lebih baik, dan saya benar-benar berfokus untuk menciptakan banyak birdie. Saya pikir hal ini membantu saya.”

 

 

Choi, yang kini berusia 50 tahun, telah membuka jalan bagi golf di Korea dan Asia dengan menjadi pegolf pertama dari negaranya yang bermain pada PGA TOUR tahun 2000 dan kemudian meraih delapan kemenangan, di antaranya PLAYERS Championship. Prestasi ini membuatnya menjadi Juara Asia pertama pada ajang prestisius yang tiap tahunnya kerap mengumpulkan para pegolf terkuat di duni.

Keberhasilannya membuka jalan bagi para pegolf Korea potensial untuk bergabung dengannya di AS, yang kemudian menampilkan bangkitnya pemain, seperti Im dan Kim Siwoo, yang menjuarai THE PLAYERS pada tahun 2017 dalam usia 21 tahun. Kim sendiri mencatatkan skor 2-under 70 untuk menempati peringkat T22.

“Saya tidak menyaksikan kemenangan K.J. secara langsung, tapi saya menonton siaran ulangannya,” tutur Im, yang kini berada di peringkat 19 pada klasemen FedExCup. “Ketika K.J. menang, saya masih terlalu muda, jadi saya tak banyak memikirkan hal ini. Bisa berada pada PGA TOUR, dan sekarang saya ada berada di sini. Sungguh pengalaman yang luar biasa. “

Dalam penampilan pertamanya di The Stadium Course dua tahun lalu, pemenang The Honda Classic 2020 ini gagal lolos cut setelah bermain dengan skor 71-73. Namun, kala itu ia berhasil mencatatkan hole-in-one di hole 13 par 3. Tahun lalu ia sempat mencatatkan skor pembuka yang lebih baik, dengan skor 69, sampai akhirnya ajang ini dibatalkan akibat pandemi COVID-19.

Menjelang putaran pertama, Im sempat menyinggung betapa THE PLAYERS menempati posisi yang sama pentingnya dengan keempat ajang Major. Itu sebabnya, ia berniat untuk menjadi pegolf Korea ketiga yang bisa menjuarai ajang ini. “Dalam dua putaran pertama, angin tidak berembus kencang, jadi saya penasaran sekecang apa angin pada putaran ketiga dan keempat nanti. Saya harus bermain dengan manajemen lapangan yang lebih cerdas,” tegas Im.

Tahun ini hanya ada satu pemain debutan dari Asia yang berhasil melangkah ke putaran akhir pekan. Lee Kyounghoon menorehkan empat birdie, satu double bogey, dan sebuah bogey untuk meraih skor 71. Kini ia berada di peringkat T37. Wakil Asia lainnya, seperti Anirban Lahiri, Zhang Xinjun yang juga melakoni debut, C.T Pan, Kang Sung, dan An Byeonghun harus pulang lebih awal. Sementara Hideki Matsuyama harus berada satu stroke di luar batas cut off, yang saat ini ditetapkan pada skor even par 144. Masih ada delapan pemain lain yang harus menuntaskan putaran kedua mereka pada Sabtu (13/4) ini.