Daan Huizing dari European Challenge Tour mendapat kehormatan menjadi pemenang pertama ajang inovatif dan inspiratif Jordan Mixed Open presented by Ayla.

Pegolf asal Belanda yang bermain pada European Challenge Tour, Daan Huizing, mencatatkan namanya dalam sejarah golf dunia setelah memenangkan turnamen profesional campuran pertama di dunia, Jordan Mixed Open presented by Ayla.

Putaran final yang berlangsung di Ayla Golf Club kemarin (6/4) menghadirkan antiklimaks yang mengagumkan dengan 66 pegolf yang berhasil lolos cut merupakan perwakilan dari ketiga Tour yang ikut berkolaborasi menyokong turnamen ini.

Dengan Meghan MacLaren dari Ladies European Tour yang tampil luar biasa dalam dua putaran pertama, berturut-turut membukukan skor 7-under 65, ketangguhan pegolf profesional wanita benar-benar terlihat jelas. Bahkan MacLaren tampaknya bakal menjadi pemain pertama yang menorehkan sejarah kali ini, setidaknya ketika ia sukses menorehkan dua birdie di tiga hole pertamanya.

Meski demikian, Huizing, yang memulai putaran final dengan posisi dua stroke di belakang MacLaren, seakan tidak terpengaruh oleh permainan sang pimpinan klasemen dan perlahan-lahan berhasil mengejar ketertinggalannya itu. Ketika keduanya mencapai tee hole 13, keduanya sama-sama telah mengumpulkan 14-under. Dengan tersisa lima hole lagi, duel ketat antara pegolf profesiona pria dan profesional wanita, yang memperebutkan hadiah uang yang sama, berfokus kepada kedua pegolf tangguh ini.

Namun, pada akhirnya, Huizinglah yang berhasil keluar sebagai juara setelah menorehkan tiga birdie yang krusial di hole-hole terakhir dan menorehkan skor putaran final 4-under 68, yang praktis membalikkan keadaan. Huizing menang dengan selisih skor yang sama ketika MacLaren mengunggulinya pada akhir putaran kedua.

Kemenangan ini jelas membuat Huizing emosional. Pegolf berusia 28 tahun ini mengakui mengalami periode yang sangat berat setelah gagal meraih kartu European Tour pada ajang Challenge Tour Grand Final tahun lalu.

“Ini momen yang besar buat saya. Saya mengalami masa-masa yang sulit belum lama ini, jadi kemenangan ini merupakan cara yang sangat bagus untuk menunjukkan pada diri saya kalau saya memiliki kemampuan untuk menang. Keyakinan dalam diri sendiri dan oran-orang di sekitar saya, tim saya, dan keluarga saya. Saya sungguh bersyukur untuk dukungan mereka. Bisa menjadi juara perdana menjadi momen yang sangat spesial,” tutur Huizing.

Huizing melanjutkan bahwa ia sadar bahda pada putaran final ini akan ada banyak pemain yang bakal membukukan skor rendah. Meskipun sejak awal berniat untuk menang, toh ia harus memainkan hole-hole awal dengan posisi yang cukup sulit. Beberapa putt untuk birdie miliknya hanya menyentuh bibir lubang.

“Tidak mudah dan saya juga tidak bermain bagus. Saya kehilangan beberapa pukulan kemarin (putaran ketiga) dan hari ini lagi, tapi saya bisa bertarung dengan sangat baik,” ujar Huizing. “Secara mental saya berada dalam kondisi yang bagus dan hal itulah yang membantu saya untuk bertahan. Saya bisa konsisten menjalani proses yang dibutuhkan, tetap sabar karena Meghan sendiri bermain dengan sangat bagus dan memasukkan sejumlah putt di sembilan hole pertama.”

“Ia (MacLaren) membuka peluang bagi saya di hole 10 dan 11 yang berhasil saya manfaatkan dengan dua birdie bagus di hole 12 dan 13 dan tekanan yang saya rasakan di hole-hole terakhir benar-benar luar biasa. Itu momen-momen pertarungan dan tidak selalu berjalan mulus, tapi ini pengalaman yang luar biasa dan berharga untuk ke depannya,” tandas Huizing.

MacLaren sendiri pantas merasa kecewa. Selama ini ia merupakan salah satu pemain yang paling vokal menyuarakan soal ketangguhan para pegolf profesional wanita. Ajang ini menjadi panggung yang ideal untuk membuktikannya, dan ia berhasil menunjukkan hal tersebut ketika bermain dengan skor 65 dalam dua putaran berturut-turut. Sempat menjaga peluang tersebut, namun akhirnya ia harus mengakui ketangguhan Huizing.

“Saya jelas sangat kecewa tidak bisa menang pekan ini, apalagi karena sudah ada di posisi yang bagus. Bagaimanapun juga, saya masih bisa merasa bangga bisa main di sini dan mewakili golf wanita di hadapan dua Tour besar lainnya,” ujar MacLaren.

“Menjelang hole-hole akhir, persaingannya menjadi sangat ketat, tapi saya pikir ini justru menjadi hiburan yang sangat bagus bagi semua orang yang menyaksikannya. Para pegolf wanita telah membuat kami semua bangga pekan ini dan bisa berada di sini bersama ketiga Tour ini jelas merupakan suatu lingkungan yang mengagumkan,” ujar MacLaren.

Mewakili para pegolf Ladies European Tour, MacLaren merasa bangga bisa bermmain dalam turnamen yang memiliki konsep istimewa ini. Ia pun memuji komite yang berhasil melakukan setup secara adi.

“Sungguh merupakan suatu kehormatan bisa berada di sini karena turnamen ini merupakan konsep yang luar biasa dan satu turnamen yang bakal saya ikuti lagi ke depannya. Riset yang dilakukan untuk turnamen ini berhasil dibuktikan dengan skor yang dihasilkan sehingga skor-skor ini bisa sepadan di ketiga Tour, jadi saya ingin melihat turnamen seperti ini lebih sering,” ujar MacLaren. “Saya pikir mereka melakukan pekerjaan yang sangat baik mengingat ini merupakan pertama kalinya turnamen seperti ini diadakan. Saya pikir ini pertanda yang sangat baik untuk masa depan.”

Grup pamungkas juga berhasil mewakili European Challenge Tour, Staysure Tour, dan Ladies European Tour. Permainan terbaik dari pegolf berusia 50 tahunan berhasil diwujudkan oleh pegolf Argentina Jose Coceres yang finis di peringkat T4 bersama dua pegolf European Challenge Tour Jack Senior dan Oliver Farr.

Risert yang dilakukan oleh para petugas turnamen telah dilakukan bahkan sebelum turnamen ini dimulai. Data-data dari jarak driving, jarak pukulan approach, seleksi club, dan scorong dikumpulkan pada akhir tiap putaran dan memberikan statstik yang krusial di ketiga Tour ini. Data-data itu juga yang digunakan untuk melakukan setup lapangan tiap harinya sehingga para peserta bisa bermain dalam kondisi seadil mungkin.

Emillie Paltrinieri dari Italia meraih status lowest amateur setelah dalam tiga putaran bermain 70-74-73 dan menuntaskan turnamen ini dengan skor 1-over 217.

Leave a comment