Caroline Hedwall pertahankan keunggulan menuju putaran final Omega Dubai Moonlight Classic.

Sekali lagi Caroline Hedwall memainkan putaran tanpa bogey. Hanya saja, ia cuma bisa bermain 2-under 70. Namun, skor tersebut sudah cukup baginya untuk mempertahankan posisi teratas. Skor total 9-under 135 cukup memberinya keunggulan satu stroke atas pegolf Inggris Meghan MacLaren.

”Saya bermain sangat meyakinkan, banyak pukulan yang bisa langsung masuk ke green, dan putting saya juga sangat tajam dari jarak di bawah dua meter. Hari ini (kemarin) ada banyak putt yang tidak langsung masuk, mestinya setidaknya saya bisa main 5-under, tapi paling tidak saya ada dalam posisi yang bagus untuk besok (hari ini) dan saya senang dengan permainan saya,” tutur Hedwall.

Pegolf asal Swedia ini memang berpeluang meraih gelar Ladies European Tour ketujuhnya pekan ini. Baginya kemenangan bakal sangat penting baginya, terutama mengingat gelar terakhir ia menangkan ialah Ladies Open de France 2018. Namun, perjuangannya kali ini jelas takkan mudah. Setidaknya, ada sembilan negara lainnya yang mengincar kemenangan hari ini, termasuk mantan pegolf No.1 Dunia Lydia Ko, serta pegolf berperingkat tertinggi kali ini, Minjee lee.

 

Pegolf Inggris Meghan MacLaren menjadi pesaing terdekat bagi Caroline Hedwall pada putaran final Omega Dubai Moonlight Classic. Foto: Tristan Jones/LET.

 

MacLaren menjadi penantang terdekat bagi Hedwall. Pemegang dua gelar Ladies Europea Tour ini hanya berjarak satu stroke setelah pada putaran kedua bermain dengan skor 5-under 67.

”Saya menyukai kondisi di sini, lapangannya prima dan dengan melihat sekelilingnya, tempat ini sangat mengagumkan. Nilai plusnya ialah kondisi cuaca yang bagus. Senang bisa kembali ke lapangan yang pernah Anda mainkan, dan saya sudah belajar dari pengalaman tahun lalu,” tutur MacLaren.

MacLaren berniat untuk memanfaatkan performanya yang sedang bagus, khususnya dalam hal putting. ”Menurut saya aspek permainan itulah (putting) yang menjadi peningkatan terbesar dalam permainan saya. Rasanya saya bisa memaksimalkan keunggulan dari permainan bagus saya,” tandasnya.

Minjee Lee dan pegolf Jerman Laura Fuenfstueck juga berpeluang menciptakan kejutan pada putaran final nanti. Lee, yang berharap bisa meraih gelar Ladies European Tour pertamanya memiliki bekal permainan yang sangat konsisten sejak beralih profesional. Setidaknya ia sudah 52 kali finis di jajaran sepuluh besar sejak saat itu.

 

Minjee Lee meramaikan persaingan dan membuka peluangnya untuk meraih gelar Ladies European Tour pertama dalam kariernya. Foto: Tristan Jones/LET.

 

”Saya tak keberatan berada di dalam ruangan sampai besok sore. Saya tinggal meyakini bahwa saya sudah cukup berlatih pekan lalu sebelum ke sini. Ada beberapa perunjukan di Netflix yang tak tersedia di Amerika, seperti beberapa drama Korea. Rasanya saya sudah menonton semua tayangan Amerika selagi menjalani lockdown pertama kalinya di sana, jadi saya senang bisa mendapat beberapa opsi,” ujarnya.

Putaran final kali ini akan dimainkan dalam format yang berbeda. Jika sebelumnya dimainkan dalam format pro-am, malam ini para pegolf profesional ini akan bermain dengan start shotgun reguler tiga bola. Grup teratas, yang terdiri dari Hedwall, MacLaren, dan Lee akan bermain dari tee pertama.

Putaran final dapat disaksikan secara live streaming melalui kanal YouTube Ladies European Tour.