Wakil Indonesia mencatatkan hasil terbaik selama mengikuti ajang Australian Master of the Amateurs (AMOTA).

Setelah mengalami naik-turun performa di Victoria Golf Club, wakil Indonesia akhirnya berhasil menorehkan prestasi terbaik sepanjang keikutsertaan mereka pada ajang Australian Master of the Amateurs. Naraajie Emerald Ramadhan Putra dan Ida Ayu Indira Melati Putri berhasil menembus 20 besar pada ajang yang kerap menjadi turnamen awal tahun bagi para pegolf elite amatir seluruh dunia ini.

Pada putaran final hari ini (10/1), Naraajie berhasil bangkit dan bermain lebih baik daripada dua putaran sebelumnya. Meskipun harus main 1-over di sembilan hole pertama yang ia mulai dari hole 10, ia berhasil bangkit dan mencatatkan 1-under di sembilan hole terakhirnya. Dua birdie di hole 8 dan 9 membuatnya dapat bermain even par 72.

Dengan skor 69-77-73-72, Naraajie berhasil membukukan hasil terbaiknya selama berpartisipasi pada turnamen ini. Skor total 3-over 291 membawanya duduk di peringkat T18. Ia berada di posisi tersebut dengan pegolf Jerman Marc Hammer, yang menduduki peringkat 90 dunia menurut World Amateur Golf Ranking.

“Ini menjadi finis terbaik saya sejauh ini pada Australian Master of the Amateurs. Lapangan tahun ini sedikit berbeda, tapi tidak mudah bermain di sini,” tutur Naraajie.

“Saya pikir tahun ini saya bisa bermain dengan lebih sabar dan lebih baik daripada tahun sebelumnya.”

“Saya berharap tahun ini bisa lebih sabar dan lebih dewasa dalam menghadapi tantangan di tiap pertandingan.” – Naraajie Emerald Ramadhan Putra

Tahun lalu Naraajie harus finis di posisi 76, setelah bermain dengan skor 73-82-79-77. Ia bahkan berada dua stroke dari Almay Rayhan Yagutah, yang pekan ini hanya bisa memainkan tiga putaran.

Sementara pada penampilan perdananya tahun 2018, Naraajie mencatatkan skor 72-77-72-74 untuk finis di peringkat T32.

Ini berarti dari segi skor maupun peringkat, performa Naraajie tahun ini jelas jauh lebih baik daripada dua partisipasi sebelumnya.

“Saya tidak mematok ekspektasi tertentu untuk tahun ini. Tapi saya berharap tahun ini bisa lebih sabar dan lebih dewasa dalam menghadapi tantangan di tiap pertandingan,” tegasnya.

Sahith Theegala berhasil mengukuhkan dominasinya pada turnamen tahun ini. Permainannya pada hari terakhir memang jauh dari performanya pada tiga putaran terdahulu. Namun, bekal keunggulan dua stroke pada awal putaran final, plus para pesaingnya yang juga tak menampilkan performa terbaik, membuat pegolf Amerika ini menuntaskan turnamen dengan skor total 10-under 278 dan keunggulan empat stroke.

VICTORIA, Australia: Ida Ayu Melati Indira Putri meraih debut positif dengan finis di jajaran 15 besar pada Australian Master of the Amateurs. Foto: GolfinStyle.


Mela torehkan debut gemilang

Sementara itu, Ida Ayu Indira Melati Putri juga berhasil meraih debut gemilang pada kejuaraan ini. Mela, sapaannya, bahkan sempat menjadi sorotan ketika dalam dua putaran awal berhasil bermain under dengan dua kali berturut-turut menorehkan skor 70 dan ada di jajaran lima besar.

Ia memang sempat kesulitan akibat perubahan kondisi di Victoria Golf Club dan mencatatkan skor 82 pada hari ketiga. Sejumlah peluang birdie gagal ia maksimalkan kemarin (9/1).

Namun, pada hari terakhir, ia berhasil memperbaiki permainannya dan membukukan 3 birdie. Meskipun harus mendapat 6 bogey, toh kali ini ia berhasil menghindari double bogey, seperti yang terjadi di hole 6 dan 17 pada hari ketiga.

Dengan skor total 297, Mela berhasil finis di jajaran 15 besar. Ia berbagi tempat tersebut dengan pegolf Australia, Abbie Teasdale.

Pegolf Malaysia Alyaa Abdulghany secara mengagumkan berhasil keluar sebagai pemenang. Kelompok wanita tahun ini menghadirkan partai play-off yang seru dengan melibatkan Abdulghany, An Ho Yu dari China Taipei, dan pimpinan klasemen hari ketiga Cassie Porter asal Australia. Pada partai play-off tersebut, birdie yang ia torehkan sudah cukup untuk memastikannya keluar sebagai juara.

1 Comment

Comments are closed.