Im Sungjae menampilkan permainan yang memberinya hasil cemerlang dengan skor 6-under 64. Kini ia berada di peringkat kedua klasemen TOUR Championship.

Bintang golf asa Korea Im Sungjae menampilkan permainan yang luar biasa dengan membukukan skor 6-under 64. Hasil pada hari kedua ini memberinya peluang untuk menciptakan sejarah dengan menjadi pegolf Asia pertama yang menjuarai FedExCup. Kini ia hanya berjarak satu stroke dari pimpinan klasemen sementara, Dustin Johnson.

Performa Im sebenarnya sempat menurun ketika golf mulai dipertandingkan lagi pada bulan Juni lalu. Tapi pada putaran kedua TOUR Championship di East Lake Golf Club ini, Im membukukan tujuh birdie dengan satu bogey. Dari semula berada enam stroke di belakang Johnson, Im tampaknya kembali menemukan permainan iron terbaiknya. Pada putaran kedua ini ia berhasil menorehkan 16 green in regulation. Kini ia juga memimpin di kategori Strokes Gained: Approach the Green dan ada di urutan kedua untuk kategori Proximity (26 kaki, 9 inchi).

Johnson sendiri harus mencatatkan birdie di hole terakhirnya untuk dapat mempertahankan posisi teratas. Dengan skor even par 70, ia kini mengoleksi skor 13-under dalam upayanya menjurai FedExCup untuk pertama kalinya. Sebagai pimpinan klasemen FedExCup, Johnson mendapat keunggulan 10-under setelah menjuarai ajang pembuka FedExCup Playoff, THE NORTHERN TRUST, dan runner-up pada BMW Championship.

Juara TOUR Championship 2017 Xander Schauffele kini berada ke peringkat ketiga setelah membukukan skor 5-under 65. Adapun Justin Thomas, yang tengah berupaya memenangkan gelar FedExCup keduanya, berada satu stroke di belakang Schauffele setelah menorehkan skor 71. Sementara wakil Asia lainnya pada ajang ini, Hideki Matsuyama, kembali bermain dengan skor 70 dan untuk sementara menempati peringkat 17.

Im jelas merasa puas lantaran dapat mengurangi selisih skornya dengan Johnson. ”Saya senang dengan pukulan saya hari ini. Saya memukul bola ke banyak fairway (10 dari 14) sehingga memudshkan pukulan approach. Pukulan tee saya juga lebih konsisten, jadi putaran kali ini permainan saya lebih stabil dan saya jadi lebih santai. Makanya saya bisa mendapat banyak birdie,” tutur Im.

”Sejujurnya, saya tak merasa percaya diri dalam beberapa pekan terakhir. Sepertinya permainan saya mulai kembali. Saya mendapatkan banyak momentum positif dan berharap bisa terus melanjutkannya dalam dua hari berikutnya.”

 

 

Sejauh ini Im telah menikmati catatan prestasi yang sangat baik di kancah PGA TOUR. Sebelum menjuarai The Honda Classic tahun in, ia telah terpilih sebagai PGA TOUR Rookie of the Year 2019 setelah sebelumnya menjadi Korn Ferry Tour Player of the Year sekaligus Korn Ferry Tour Rookie of the Year pada tahun 2018. Dan kini ia berpeluang untuk menjadi juara FedExCup pertama asal Asia, yang sudah pasti akan melambungkan catatan prestasinya.

”Beberapa pekan terakhir ini saya belum memukul bola seperti yang saya inginkan,” ujar Im. ”Tapi pekan lalu swing saya terasa lebih baik dan pukulan saya mulai persis seperti sebelum karantina. Jadi, saya bisa bermain lebih bebasa dan konsisten.”

Jika bisa menang pada hari Senin nanti, Im akan meraih hadiah uang terbesar dalam olahraga golf, yaitu bonus senilai US$15 juta. Artinya, ia bakal lebih mudah untuk memutuskan membeli rumah di AS, mengingat selama ini ia hidup dari hotel ke hotel. ”Saya sadar, ada taruhan senilai US$15 juta, tapi saya berusaha tak memikirkannya ketika bermain. Saya tahu, kalau bisa memainkan permainan terbaik dalam dua hari berikutnya, peluang (kemenangan) itu akan datang. Semua itu seperti mimpi. Hanya memikirkannya saja saya sudah cukuup senang. Saya akan beli rumah di Amerika dan menyimpannya supaya kelak bisa hidup dengan nyaman,” tuturnya.

Johnson jelas merasa puas bisa mempertahankan posisi teratas, meskipun pukulannya banyak meleset. ”Pukulan saya ke mana-mana hari ini. Yang jelas, secara keseluruhan, saya bisa main dengan baik. Bisa main even par dengan tidak memukul tee dengan sangat baik sudah bisa dianggap skor yang bagus, tapi akhir pekan ini saya mesti meningkatkan pukulan saya.”

Sementara itu, Thomas harus mendapat bogey di hole 18 sehingga kini tertinggal tiga stroke di belakang Johnson, dengan dua putaran tersisa. Setelah menjuarai gelar prestisius ini pada 2017, kini ia juga tengah berusaha mengejar rekor Rory McIlroy dan Tiger Woods yang telah mengoleksi dua gelar FedExCup.

Juara bertahan FedExCup Rory McIlroy, yang baru saja menyambuy kehadiran anak pertamanya awal pekan ini, akan memulai dua putaran terakhir dengan tertinggal lima stroke usai menorehkan skor 71.