Naraajie Emerald Ramadhan Putra dan Ida Ayu Indira Melati Putri menorehkan hasil awal yang solid di Australia.

Pekan kedua bulan Januari 2020 ini menjadi momen yang penting bagi sejumlah pegolf top amatir dunia. Gelaran Australian Master of the Amateurs menjadi panggung elite pertama yang memberikan ujian pertama dari musim kompetisi amatir tahun 2020 ini.

Indonesia kembali menjadi bagian dari kompetisi elite amatir kelas dunia, yang sempat menjadi bagian dalam karier sejumlah pemain top dunia, seperti Jason Day, Rickie Fowler, dan Aaron Wise. Tahun ini, Indonesia diwakili oleh Naraajie Emerald Ramadhan Putra dan Almay Rayhan Yagutah yang turun di kelompok pria. Sementara untuk kelompok putri, salah satu pemain terbaik Indonesia saat ini, Ida Ayu Melati Indira Putri ikut mewakili Merah Putih.

Bermain di Victoria Golf Club, lapangan yang digarap oleh desainer legendaris Alistair MacKenzie, Naraajie menorehkan start yang gemilang dengan membukukan skor 3-under 69.

Meskipun sempat mengawali dengan birdie di hole pertama, Naraajie justru sempat bermain 2-over hingga hole lima. Pasalnya, ia langsung mendapat double bogey di hole 2, dan disusul dengan bogey di hole 5.

“Secara keseluruhan performa putting saya hari ini memang bagus.” – Naraajie Emerald Ramadhan Putra

Namun, secara mengagumkan, ia menemukan kembali momentumnya di hole 7, 8, dan 9.

“Saya kembali menemukan ball striking saya di hole 7 tersebut. Dan sejak saat itu, pukulan saya menjadi lebih bagus dan saya bisa mendapatkan peluang birdie, sekaligus eagle di hole 8,” tutur Naraajie.

Posisi Naraajie sempat kembali ke 2-under ketika mendapat bogey keduanya di hole 14. Namun, ia kemudian berhasil mengakhiri putaran pertama dengan sebuah eagle di hole 18 par 5.

“Secara keseluruhan performa putting saya hari ini memang bagus,” imbuhnya.

Bermain untuk pertama kalinya di Victoria Golf Club, Ida Ayu Indira Melati Putri meramaikan persaingan di papan atas dengan berada di peringkat T3 usai mencatatkan 2-under 70 pada hari pertama Australia Master of the Amateurs. Foto: GolfinStyle.

Skor 3-under 69 ini untuk sementara menempatkan Naraajie di peringkat T10, terpaut tiga stroke dari trio pimpinan klasemen sementara, Sahith Theegala dan Quade Cummins asal AS dan Benjamin Schmidt dari Inggris. Naraajie sendiri harus berbagi peringkat ke-10 itu dengan enam pemain lainnya, salah satunya pemain berbakat dari India Rayhan Thomas.

Performa bagus ini kemudian diimbangi oleh permainan gemilang Ida Ayu Indira Melati Putri. Lulusan Purdue University ini menorehkan lima birdie dengan satu bogey dan sebuah double bogey untuk skor 3-under 69. Catatan skornya ini juga menempatkan pegolf yang akrab disapa Mela ini di peringkat 3, bersama pegolf China Taipei An Ho-yu.

“Saya senang dengan skor hari ini. Soalnya di sembilan hole pertama sempat main 37, tapi bisa bangkit dan mendapatkan skor 33 di sembilan hole terakhir,” tutur Mela.

Meskipun lebih banyak melakukan persiapan di Bali, selepas kembali dari SEA Games Filipina, Mela justru tampak bermain solid di lapangan yang baru pertama kali ini ia mainkan.

“Ball striking saya hari ini sebenarnya biasa saja, tapi scramble dan putting saya kali ini bagus.” – Ida Ayu Melati Indira Putri

“Ball striking saya hari ini sebenarnya biasa saja, tapi scramble dan putting saya kali ini bagus,” ujarnya memberi rahasia.

Dengan skor 70, Mela juga terpaut tiga stroke dari pimpinan klasemen sementara asal Korea, Yoon Min-a. Yoon menorehkan enam birdie dengan satu eagle dan tiga bogey untuk mencatatkan skor terbaik pada hari pertama. Sementara pegolf tuan rumah Cassie Porter berada di posisi kedua dengan catatan 3-under 69.

Sayangnya, performa keduanya belum diimbangi oleh Almay, yang justru membukukan skor 80.

Dua putaran final Australian Master of the Amateurs dapat disaksikan secara langsung lewat live streaming, baik di website resmi turnamen ini, maupun di Facebook Page mereka.