Hari pertama MercedesTrophy Asian Final 2016 ditandai dengan Tim Indonesia berhasil berada di peringkat keempat dari total sembilan negara peserta yang berpartisipasi.

Tim Indonesia yang beranggotakan Pedro Limardo, Andy Lauw, Tjia Eddy Susanto, Basrizal Koto, Rizki Marwan, M. Sentosa S. Meliala, dan Suwartyni mencatatkan total skor 199. Catatan skor ini didasarkan pada enam skor terbaik dari Tim.

Seluruh peserta diwajibkan memainkan lapangan The Palms di Sanctuary Golf & Country Club, Gold Coast, Australia, ketika memainkan putaran pertama kemarin (11/8). Sejumlah peserta mengakui lapangan The Palms ini merupakan lapangan yang sulit.

”Kita tidak tahu kalau porsi air sangat banyak,” ujar M. Sentosa Meliala, salah satu anggota Tim Indonesia yang berasal dari Medan.

Sementara itu, Pedro Limardo mengungkapkan bahwa penempatan posisi pin di lapangan The Palms memang sulit. Meski demikian, ia merasa cukup puas lantaran set-up lapangan yang demikian benar-benar dinilai adil untuk seluruh peserta.

”Lapangannya berat. Green- nya juga licin sekali,” ujar M. Sentosa S. Meliala.

Posisi Tim Indonesia tahun ini jauh lebih baik ketimbang tahun lalu.

”Tahun lalu, pada hari pertama tim kita hanya bisa berada di peringkat 8. Kini kita ada di posisi ke-4,” ujar Julius Djohan yang bertindak sebagai Country Captain.

Pada hari pertama ini, skor terbaik disumbangkan oleh Andy Lauw yang mencatatkan skor Stableford 39. Rizki Marwan mengikuti di belakangnya dengan skor 38. Adapun Pedro Limardo bermain dengan skor 36.

Tim Malaysia memimpin dengan catatan skor 225, menyusul di bawahnya Tim Thailand dengan skor 221, dan Tim Taiwan dengan skor 217.

Jika pada putaran pertama seluruh peserta dikelompokkan secara acak, sesuai dengan handicap masing-masing, pada putaran kedua hari ini (12/8) para peserta akan bermain dalam grup senegaranya, sesuai dengan urutan terbaik.