Georgia Hall dan Mina Harigae memegang kendali di puncak klasemen ketika memulai putaran akhir pekan AIG Women’s Open.

Carnoustie Golf Links mulai menunjukkan karakter lapangan links yang terkenal. Pada putaran kedua AIG Women’s Open, angin mulai ikut bermain dan mengguncangkan posisi sejumlah pemain. Dan ketika kondisi ini menjadi mimpi buruk bagi sejumlah pemain, beberapa di antaranya malah menikmati permainan solid berkat kemampuan mereka mengatasi kondisi berangin.

Salah satu pemain yang memanfaatkannya dengan baik ialah Georgia Hall. Juara edisi 2018 ini malah menyebutkan kehadiran angin justru membuatnya lebih bersemangat. ”Sudah jelas angin akan membuat permainan menjadi jauh lebih sulit, tapi saya pikir itulah ujian yang paling sejati,” tutur Hall.

Sebagai salah satu pemain yang terbiasa dengan latar lapangan links Hall menunjukkan permainan yang relatif lebih stabil ketimbang pemain lainnya. Namun, fakta bahwa AIG Women’s Open menjadi satu-satunya ajang Major yang kerap dimainkan di wilayah Britania Raya, ia memiliki motivasi ekstra untuk bisa tampil sebaik mungkin.

”Saya selalu ingin melakukan yang terbaik pada tiap ajang Open. (Dan) saya pikir kondisi berangin itu bisa (memberi keuntungan), dan terutama banyak pegolf Amerika atau pemain lainnya tidak cukup terbiasa bermain dalam kondisi demikian, tapi pada saat yang sama mereka juga pegolf yang luar biasa bagus. Saya hanya harus mengendalikan flight bola dan melihat seberapa berangin kondisinya,” jelas Hall lagi.

 

Mina Harigae pada putaran kedua AIG Women’s Open 2021.
Tujuh birdie dan dua bogey membawa Mina Harigae menyamai skor Georgia Hall pada putaran kedua AIG Women’s Open 2021. Foto: Tristan Jones/LET.

 

Kartu skornya jelas menjadi bukti yang tak bisa dimungkiri. Setelah membukukan skor 68 pada putaran pertama, ia memastikan menjadi salah stau pegolf yang berada di puncak klasemen setelah bermain dengan skor 69. Dengan total 12 birdie yang ia bukukan, Hall seperti kembali ke Woburn dua tahun lalu, ketika ia juga berada di puncak klasemen dalam upayanya mempertahankan gelar.

Kehadiran Mina Harigae yang menjadi sesama pimpinan klasemen membuktikan perkataan Hall. Setelah membukukan tiga birdie dengan satu bogey pada putaran pertama, pegolf Amerika ini bermain lebih baik pada putaran kedua dengan mencatatkan tujuh birdie dengan dua bogey pada kartu skornya untuk mencatatkan skor total 7-under 137.

Permainannya di sembilan hole terakhir, yang disebut-sebut sangat sulit, bahkan jauh lebih meyakinkan. Setelah mencatatkan bogey keduanya di hole 10, Harigae menuntaskan 18 hole keduanya ini dengan empat birdie, yaitu di hole 12, 14, 16, dan 18.

”Beberapa kali saya beruntung dengan pantulan bolanya, juga berhasil melewati beberapa bunker. Namun, secara keseluruhan putting saya sangat bagus hari ini, jadi saya pikir itulah yang membantu saya bermain dengan sangat baik di sembilan hole terakhir itu,” tutur pegolf berusia 31 tahun yang mencatatkan finis T28 pada 2018 sebagai prestasi terbaiknya pada ajang ini.

 

Juara U.S. Women’s Open 2021 Yuka Saso menjadi satu dari tiga wakil Asia Tenggara yang ada di jajaran sepuluh besar menuju putaran ketiga AIG Women’s Open 2021. Foto: Tristan Jones/LET.

 

Meskipun bermain pada pagi hari, ketika kondisi lapangan umumnya relatif lebih ramah, ia tidak mengira bakal bermain jauh lebih baik daripada. Satu-satunya hal yang pasti ketika bermain dalam ajang Major di lapangan links biasanya adalah bahwa kondisi lapangan bisa menjadi jauh lebih berat lagi. Tidak mengherankan jika kemudian ia merasa sangat puas bisa bermain dengan sangat meyakinkan. Posisinya saat ini juga tak hanya memberinya tempat ideal untuk bersaing meraih gelar Major pertama, tapi juga mencatatkan prestasi terbaik pada AIG Women’s Open, sembari memperbesar peluangnya untuk masuk Tim Amerika untuk Solheim Cup.

”Sudah jelas itu targetnya (masuk tim untuk Solheim Cup), tapi saya pikir kalau bisa mempertahankan apa yang sudah saya lakukan, tetap mengikuti rencana permainan saya, semoga semuanya bisa berjalan sesuai harapan,” ujarnya. ”Saya sudah menjadi pegolf yang lebih baik ketimbang 12 bulan terakhir, saya bermain dengan baik. Jadi, saya merasa berada dalam kondisi yang bagus.”

Kim Seiyoung dan Lizette Salas menjadi dua pemain yang berposisi paling dekat dengan Hall dan Harigae. Kim, yang kemarin bermain dengan skor 71 berbagi tempat ketiga dengan Salas yang mencatatkan skor 69.

Sementara itu, tujuh pemain berada di posisi T5 dengan selisih dua stroke dari kedua pimpinan klasemen. Tiga wakil Asia Tenggara menjadi bagian dari ketujuh pemain tersebut. Moriya Jutanugarn (67), Juara U.S. Women’s Open 2021 Yuka Saso (71), dan Wichanee Meechai (68) akan menjadi bagian dari para pemain yang wajib diikuti sepak terjangnya pada putaran ketiga hari ini (21/8).