Gelar juara SMBC Singapore Open menjadi hadiah ulang tahun yang sempurna bagi Prayad Marksaeng. Pegolf senior asal Thailand yang akan berulang tahun ke-51 pada 30 Januari ini berhasil memenangkan turnamen perdana musim 2017 ini dengan menyingkirkan para pegolf tangguh, termasuk jawara Major Adam Scott dan juara tahun lalu asal Korea Song Younghan.

Prayad yang bermain 4 stroke di belakang pimpinan klasemen putaran ketiga, Adam Scott, berhasil mematok skor terendah dalam 72 hole dengan catatan 9-under 275 setelah pada putaran akhir mencatatkan total 4-under 67.

Prayad harus menunggu sekitar dua jam untuk memastikan bahwa ia menjuarai turnamen yang disokong oleh Asian Tour dan Japan Golf Tour ini. Memang sulit memastikan segalanya ketika sejumlah pemain masih berpeluang untuk menyalibnya atau minimal memaksakan play-off.

Pegolf Australia Adam Scott, yang sebelumnya telah tiga kali menjuarai Singapore Open, masih memiliki peluang untuk memenangkan ajang ini untuk yang keempat kalinya. Sayangnya, double bogey yang ia peroleh di hole 15 terbukti krusial dalam upayanya tersebut. Terutama setelah ia gagal memaksimalkan hampir seluruh sembilan hole keduanya.

Adapun sang juara bertahan Song Younghan sebenarnya berpeluang untuk kembali memenangkan gelar yang ia raih tahun lalu dengan mengalahkan pegolf nomor satu dunia saat itu, Jordan Spieth, minimal memaksakan play-off. Sayangnya, ia gagal meraih birdie di hole terakhir.

Prayad sendiri, meski menunggu cukup lama, mengaku sama sekali tidak gugup atau gelisah menunggu kepastian apakah ia bakal menjuarai turnamen ini atau tidak.

”Saya menunggu di clubhouse sekitar dua jam sampai saya tahu bahwa saya memenangkan turnamen ini. Saya merasa sangat santai, tak terlalu memikirkannya dan hanya menikmati makan siang. Saya juga menonton pemain lainnya di TV,” tutur Prayad. ”Saya bilang pada diri sendiri supaya tak perlu gugup karena saya sudah menyelesaikan putaran saya. Kalau saya juara, ya juara.”

Ketika Song gagal mendapatkan birdie di hole terakhirnya, Prayad pun resmi menjadi pemenang turnamen ini sekaligus meraih gelar Asian Tour ke-10 dalam karier profesionalnya.

”Ini kemenangan Asian Tour ke-10 saya. Saya sangat bahagia karena merasa telah membuat negara saya bangga. Sebelum berangkat ke Singapura, saya menerima banyak dukungan dan dorongan dari sahabat-sahabat dan keluarga saya di Thailand. Mereka sangat yakin kalau saya bakal main bagus pekan ini. Saya sangat berterima kasih untuk dukungan mereka,” sambung Prayad lagi.

Kemenangan yang ia raih di Sentosa Golf Club, Serapong Course ini sekaligus menempatkan Prayad sebagai pemain ketiga yang paling banyak memenangkan turnamen Asian Tour. Dua pemain lainnya juga merupakan pemain Thailand, yaitu Thaworn Wiratchant (18 gelar) dan Thongchai Jaidee (13).

Selain memenangkan hadiah sebesar US$180.000, Prayad juga mendapat tempat untuk bermain di Royal Birkdale di Inggris pada The Open Championship edisi ke-146. Selain Prayad, tiga pegolf lainnya yang juga otomatis mendapat tiket mengikuti Major tertua itu ialah Song Younghan, Phachara Khongwatmai, dan Jbe Kruger.