Pegolf Australia Richard Green akhirnya berhasil menjuarai Qualifying School Final Stage Asian Tour hari ini (14/1) setelah mengalahkan rekan senegaranya, Todd Sinnot, melalui babak play-off. Kemenangan ini berhasil ia pastikan setelah meraih birdie di hole play-off pertama di Suvarnabhumi Golf and Country Club, Bangkok.

Green dan Sinnot harus menjalankan babak play-off setelah keduanya berhasil mencatatkan skor fenomenal, 28-under 260, yang sekaligus menjadi skor terendah ketiga sepanjang sejarah Asian Tour untuk 72 hole.

Green berhasil meraih kartu Asian Tour untuk musim 2017 ini dengan prestasi yang luar biasa. Pegolf berusia 45 tahun ini mencatatkan skor 9-under 63 pada putaran final tadi dan mencatatkan total skor 260.

”Saya kira dunia ini punya cara yang aneh untuk membalas kekurangberuntungan Anda. Ada banyak hal yang saya syukuri. Saya mulai berlatih dengan pelatih baru di Australia dan ia bersungguh-sungguh membantu saya dalam beberapa pekan terakhir ini. Saya amat kesulitan menjelang akhir tahun kemarin dan latihan yang kami kerjakan membawa hasilnya pada kesempatan ini,” papar Green.

Green melanjutkan, ”Pada satu tahapan jelang akhir tahun, persis sebelum Australian Open ketika mendapat kabar dari European Tour, saya pikir saya bakal kehilangan pekerjaan, tapi kelihatannya saya bakal sibuk lagi sepanjang tahun ini. Saya sangat gembira akan hasil ini.”

Tahun lalu Green harus kehilangan kartu European Tour setelah pencapaian hadiahnya hanya kurang US$20.000. Tapi dengan keberhasilan ini, ia bakal menikmati musim yang sibuk sepanjang 2017 ini.

Meskipun dikalahkan oleh panutannya, Sinnot juga merasa puas dengan torehan skor luar biasanya. Skor 260 ini sekaligus menjadi skor terendah yang pernah ia peroleh sepanjang kariernya.

”Tujuan utama berlaga di sini ialah mendapatkan kartu Tour saya. Saya meraihnya dan 28-under merupakan skor terbaik yang pernah saya peroleh dalam empat putaran,” ujar Sinnot. ”Finis di posisi kedua jelas memberi motivasi untuk meraih kemenangan besar. Saya tumbuh di lapangan yag sama, Kooringal Golf Club, sepert Richard Green, jadi ia sosok yang selalu saya anut. Saya ingat ia finis di posisi keempat pada British Open dan menjuarai Australian Masters.”

Sementara itu pegolf China Zheng Ou-yang merupakan satu dari antara pemain yang berhasil finis di posisi 35 besar yang mendapat hak mainnya di kancah Asian Tour musim ini. Skor 65-66-70-67 miliknya menebus kegagalannya meraih kartu Asian Tour tahun lalu.

Adapun empat pegolf lainnya, Ben Leong, Steve Lewton, Marcus Both, dan Arnond Vongvanij juga berhasil kembali ke sirkuit papan atas ini. Adapun juara Q-School Final Stage tahun lalu, Chang Yikeun juga berhasil meraih hak penuhnya setelah finis di posisi T8.

Para pemain yang finis di zona enam besar akan berlaga pada ajang pembuka musim 2017, SMBC Singapore Open yang akan dipertandingkan pada 18-21 Januari 2017.