George Gandranata menampilkan permainan yang luar biasa ketika berhasil mencatatkan skor 7-under 65 untuk mengukuhkan posisinya sebagai pimpinan klasemen pada akhir putaran kedua Permata Indonesian Golf Tour di Modern Golf and Country Club, Tangerang.

Pegolf berusia 30 tahun ini seakan menemukan kembali sentuhannya dengan sekali lagi bermain tanpa bogey. Dengan torehan 10-under 134, selisihnya dengan Indra Hermawan yang berada di peringkat kedua cukup besar, yaitu 4 pukulan.

”Seperti biasa, saya cuma berpikir memukul ke fairway dan green saja,” tulis George ketika Golf Asia Indonesia menghubunginya via WhatsApp. ”Permainan iron saya memang lagi bagus. Jadi, semua tergantung putting. Kita lihat saja bagaimana hasilnya besok.”

Meskipun memiliki keunggulan yang cukup besar, George tidak ingin berpuas diri. ”Di belakang saya masih ada banyak pemain bagus,” sambungnya. ”Perjalanan masih panjang. Semoga besok (24/2) bisa close (dengan maksimal).”

Faktanya, jarak 4 pukulan masih terbilang sangat mungkin terkejar, mengingat permainan masih menyisakan 18 hole. Indra sendiri masih memiliki peluang untuk mengejar George.

”Hari ini saya bermain lebih enak dibanding kemarin (putaran pertama). Besok (24/2) saya tetap berupaya main seperti dua hari ini,” ujar Indra yang masih belum sepenuhnya fit.

Adapun Rory Hie, yang berada satu pukulan di belakang Indra, secara matematis juga masih dapat menyalib baik Indra, maupun George.

Sementara itu, persaingan yang lebih ketat tampaknya justru terjadi di level amatir. Naraajie Emerald Ramadhan dan Almay Rayhan Yaqutah masih melanjutkan persaingan untuk bisa menjuarai Lowest Amateur.

Keduanya saat ini sama-sama berada di posisi T24 dengan total skor 5-over 149. Meski demikian, Naraajie memiliki sikap yang sangat positif dan merasa yakin ia bakal kembali menjuarai kategori amatir. Pada 2015 silam, ia juga berhasil meraih gelar pemain amatir terbaik.

Permata Indonesian Golf Tour ini merupakan Seri kedua dari Indonesian Golf Tour musim 2017 ini. Seri I, Top Skor Golf Invitational, telah dimenangkan oleh pegolf tuan rumah I Ketut Sugiarta, yang hingga putaran kedua baru bermain 1-under 143, atau berselisih 9 pukulan dari George.