Salah satu pegolf top Indonesia, George Gandranata, mengawali upayanya untuk kembali ke jalur juara dengan bermain 2-under 70 ketika Indonesian Golf Tour Seri IV kembali digelar mulai hari ini (25/4). Catatan skor tersebut  cukup membuat pegolf berusia 31 tahun ini menguasai klasemen sementara di Lotus Lakes Golf Club, Karawang, Jawa Barat.

George mengawali putaran pertama dengan positif setelah birdie di hole pertamanya, hole 10. Sempat mendapat bogey di hole 15, ia berhasil menambah koleksi birdie-nya di hole 16 dan hole 9 untuk memimpin putaran pertama.

”Saya seharusnya bisa (mendapat hasil) lebih baik. Hari ini saya hanya mampu membukukan dua birdie di dua hole par 5. Dua hole par 5 lainnya hanya par saja,” ujar George. ”Saya akui pukulan saya (iron dan driver) hari ini memang kurang baik, tetapi short game saya bagus.”

Memasuki putaran kedua, George berniat untuk berfokus memukul ke fairway dan green untuk membuka kesempatan menambah catatan birdie.

”Hari ini sepertinya saya hanya sembilan kali membuat pukulan ke green. Mudah-mudahan besok bisa lebih baik,” imbuhnya.

George memiliki kenangan yang manis di Lotus Lakes Golf Club, Karawang ini. Pada musim perdana IGT tahun 2014, George berhasil menjadi juara. Performanya selama bermain di lapangan ini juga terbilang cukup baik. Tahun 2015, ia berhasil meraih posisi runner-up.

Namun, beberapa pemain berjarak hanya satu pukulan di belakang George. Selain Sim Minsum, Fahmi Reza dan Lowest Amateur yang juga runner up pada IGT Seri III, Naraajie Emerald Ramadhan Putra sama-sama membukukan skor 1-under 71.

Fahmi hari ini bermain cukup mengesankan dengan mencatatkan lima birdie. Sayangnya, ia juga mendapatkan empat bogey.

Sementara itu, Minsub yang membukukan tiga birdie dua bogey juga untuk sementara berada di peringkat kedua.

”Saya hanya berpikir untuk melakukan pukulan. Saya sama sekali tidak memikirkan swing. Saya berusaha tetap tenang saat pukulan saya tidak mencapai green,” tutur Minsub menyinggung permainannya pada putaran pertama.