Dua pegolf terbaik Indonesia, George Gandranata dan Dany Masrin berlaga di Singapura pekan ini. Kedua pemain tersebut akan mengusung bendera Indonesia pada ajang bergengsi kolaborasi Japan Golf Tour dan Asian Tour, yaitu SMBC Singapore Open.

Selain akan bermain dengan para pegolf papan atas Asia, kedua pemain ini terutama harus mengatasi lapangan Sentosa Golf Club yang terkenal sulit.

Kepada Golf Asia Indonesia, George menuturkan bahwa kesempatan yang ia peroleh ini pada dasarnya merupakan kejutan tersendiri. Meskipun sudah melakukan persiapan, George mengaku kalau dirinya masih belum puas dengan pukulannya.

”Dari kemarin pukulan kurang bagus,” ujar George. ”Tapi hari ini (17/1) sudah lebih baik.”

George juga mengungkapkan bahwa Sentosa Golf Club merupakan lapangan yang berat sembari menyebut green di lapangan ini memberi tantangan yang tak mudah.

”Permainan short game saya cukup oke. Tadi saya banyak melakukan latihan lag putt,” tambahnya lagi. ”Pukulannya (untuk putting) sangat bagus. Sisanya tinggal membaca green.”

Meski demikian, pekan ini George mendapat bantuan dari kedi berpengalaman asal Australia, Chris Stockdale. Kedi yang kerap mengenakan pakaian mencolok dan penuh warna ini memiliki pengalaman dan kapasitas yang mumpuni.

”(Kerja sama dengan Stockdale) hanya untuk pekan ini kok, bukan untuk sepanjang musim ini,” tutur George lagi. ”Dia kedi yang sangat bagus. Dia mengurusi semua club saya, juga mengingatkan saya akan swing thought saya. Selain itu, ia juga memberi tahu arah angin dan merupakan pribadi yang sangat serius untuk pekerjaannya, dan ini tentu saja sangat bagus.”

Stockdale yang berpisah dengan pegolf asal China Liu Yanwei per Oktober 2017 lalu jelas akan menjadi paket komplit bagi George yang akan bermain bersama mantan pegolf nomor satu Asian Tour, Jeev Milkha Singh dari India dan pegolf Australia Wonjoon Lee.

Sementara itu, Danny Masrin juga akan berusaha menebus performanya yang kurang memuaskan pada Final Stage Qualifying School Asian Tour beberapa waktu lalu. Bermain sebagai salah satu pemain undangan, Danny yang sepanjang musim 2017 lalu berhasil meraih dua gelar Indonesian Golf Tour akan menjalani upayanya untuk menjadi pegolf Indonesia pertama yang memenangkan gelar Asian Tour dengan bermain bersama  pegolf asal Australia David Bransdon dan pegolf Thailand Chanachok  Dejpiratanamongkol.

SMBC Singapore Open sendiri merupakan turnamen pertama dalam musim 2017 pada jadwal Asian Tour. Kolaborasi dengan Japan Golf Tour memberi keanggotaan otomatis pada dua Tour bergengsi tersebut bagi sang juara. Prayad Marksaeng asal Thailand juga akan berusaha mempertahankan trofi sekaligus mencatatkan prestasi sebagai juara tertua Asian Tour.