Salah satu pegolf andalan Indonesia George Gandranata berpeluang meraih hasil maksimal pada ajang OB Golf Invitational setelah bermain 4-under 67 pada akhir putaran ketiga sore tadi. Total skor yang ia kumpulkan, 7-under 206 menempatkannya di peringkat keempat klasemen sementara dan hanya berjarak 3 stroke dari pegolf Jepang Shohei Hasegawa.

Hari ini George harus memainkan golf marathon 29 hole lantaran harus memainkan 11 hole tersisa dari putaran keduanya kemarin. Setelah kembali lebih awal dan melanjutkan putara kedua itu George sukses bermain 2-under 69 berkat birdie ketiga dan keempatnya di hole 8 dan 14, meskipun harus mendapat bogey di hole 11 dan 15.

Namun, George justru mendapat bogey di dua hole pertama yang sebelumnya membuahkan birdie. Beruntung ia berhasil menorehkan tiga birdie berturut-turut di hole 3, 4, dan 5 sebelum menorehkan tiga birdie lagi.

”Hari ini saya mesti main 29 hole. Mungkin karena hari ini saya bermain santai, apalagi kami bisa naik cart di 9 hole, jadinya membantu saya untuk mendapatkan skor yang bagus,” tutur George yang kemarin merayakan ulang tahun ke-32. ”Cart itu memang benar-benar membantu menghemat energi saya.”

George berniat untuk tetap mempertahankan strategi permainannya dengan tetap memainkan penempatan bola yang tepat untuk bisa menambah birdie pada ajang Asian Development Tour (ADT) ini.

Performa George kali ini memang terlihat lebih baik daripada tiga putaran yang ia mainkan pekan lalu pada ajang Indonesian Golf Tour Seri 2. Selama tiga putaran itu ia bermain dengan tiga skor 69. Selain kali ini terbantu oleh kebijakan komite untuk memperbolehkan pemain menaiki cart sebanyak 9 hole, George juga berhasil  meminimalkan kesalahannya. Di sejumlah hole yang pekan lalu tidak memberikan birdie, kali ini berhasil ia maksimalkan, seperti di hole 3, 4, 7, dan 13.

Dengan jarak hanya tiga stroke, segala sesuatunya masih sangat terbuka bagi George. Bahkan bukan tidak mungkin ia bisa menambah gelar ADT dalam CV-nya.

Performa yang cukup bagus juga ditunjukkan oleh pegolf Swedia yang sudah lama berdomisili di Indonesia, Stephen Lindskog. Performa Stephen pekan ini juga terbilang istimewa, mengingat dalam kondisi yang lebih bersahabat pekan lalu ia justru membukukan total 10-over 223 dalam tiga putaran yang ia mainkan.

Namun, kali ini untuk sementara ia berada di posisi T9 dengan total skor 3-under 210 setelah tadi bermain dengan 3-under 68. Stephen bahkan membukukan eagle di hole 10, selain menorehkan 6 birdie dan 5 bogey.

Sementara itu, Rinaldi Adiyandono, Indra Hermawan, dan pegolf amatir terbaik Indonesia Naraajie Emerald Ramadhan Putra sama-sama menempati peringkat ke-13 setelah masing-masing bermain 72, 74, dan 75 pada putaran ketiga tadi. Mereka berbagi posisi dengan pegolf senior asal Singapura Mardan Mamat yang sama-sama mengumpulkan total 1-under 212.

Dalam gelaran perdana OB Golf Invitational ini, ada 16 pegolf Indonesia yang berhasil melaju ke dua putaran final. Empat di antaranya adalah pegolf amatir. Selain Naraajie, Almay Rayhan Yaqutah, Rifqi Alam, dan Kentaro Nanayama akan saling bersaing besok (24/3) untuk menjadi pegolf amatir terbaik pada turnamen yang merupakan turnamen ADT pertama di Indonesia pada tahun ini.

OB Golf Invitational ini menyediakan hadiah sebesar US$70.000 dan akan menawarkan 6 poin pada Official World Golf Ranking bagi pemenangnya.