Rory Hie berhasil meraih gelar profesional keduanya pada tahun ini setelah hari ini (9/12) memenangkan PGATI Challenge yang berlangsung di Padang Golf Matoa Nasional. Ia berhasil mengalahkan pesaing terdekatnya, Rinaldi Adiyandono, setelah mencatatkan total skor 6-under 136.

Pegolf berusia 28 tahun ini mengawali putaran akhir dengan meyakinkan lewat birdie di hole pertama. Ia memastikan keunggulan dari Indra Hermawan, yang sama-sama menjadi pemuncak klasemen putaran pertama, setelah mencatatkan birdie keduanya di hole 8.

Sempat mencatatkan 7-under hingga hole 12, Rory harus mendapat bogey di hole 13. Posisinya memang masih unggul satu stroke dari Rinaldi yang bermain 5-under hingga hole 16.

Memasuki hole terakhir, baik Rory maupun Rinaldi mencatatkan skor 5-under akibat bogey yang didapat Rory di hole 17. Dengan George Gandranata yang menutup putaran finalnya dengan skor 68 dan total skor 5-under, peluang untuk dilakukannya play-off sempat terlihat.

Namun, di hole terakhir itu Rory justru berhasil mencatatkan birdie dan memastikan gelar keduanya setelah Rinaldi hanya berhasil bermain par.

”Sepertinya kemenangan saya bulan Mei di sini membuat saya mudah mengingat kembali feeling yang bagus waktu itu,” ujar Rory mengomentari keberhasilannya. ”Tadi anginnya lumayan kencang dari segala arah, tapi saya yakin bahwa pada akhirnya saya bisa bertahan.”

Meskipun hanya merupakan turnamen dua hari, toh ajang ini bukanlah ajang yang patut dianggap ringan. Selain diikuti oleh para pemain terbaik Indonesia, Rory menyebut turnamen dua hari ini ibarat lomba lari.

”Kalau dua hari, siapa saja bisa menang. Jadi, sangat berbahaya. Pemain yang bertindak sebagai leader harus (bermain) lebih agresif,” paparnya.

Meskipun harus puas berbagi tempat kedua dengan George Gandranata, Rinaldi mengaku puas dengan permainannya hari ini.

”Sehari sebelumnya, saya keracunan makanan sehingga semalam tidur karena sudah lemas. Jadi, saya hanya berusaha supaya bisa menyelesaikan turnamen.

Not bad, ini finis terbaik tahun ini karena habis cedera saya benar-benar struggling. Setelah (Indonesian Golf Tour) di Rawamangun, saya finis 20-an, di BSD saya turun lagi dan finis 30-an, sekarang jadi nomor dua, jadi baguslah, progres-nya ada kemajuan,” papar Rinaldi.

Adapun Indra Hermawan yang bersama Rory sempat memimpin putaran pertama harus puas berada di tempat keempat setelah bermain even par.