Ciputra Golfpreneur Tournament presented by Panasonic akhirnya menjadi gelar Asian Development Tour (ADT) kedua bagi Oscar Zetterwall. Pegolf asal Swedia ini menikmati kemenangannya setelah menaklukkan pegolf Amerika Serikat Johannes Veerman dalam babak play-off Sabtu (27/8) kemarin di Damai Indah Golf BSD Course.

Perjuangan Zetterwall memang harus dilanjutkan ke babak play-off lantaran Veerman berhasil mengejar perolehan skornya, 20-under 268. Sementara itu, Sutijet yang sehari sebelumnya menempel Zetterwall di posisi teratas hanya sanggup bermain even par pada hari terakhir sehingga harus melupakan bisa membawa pulang trofi.

Pada babak play-off tersebut, Zetterwall berhasil menyingkirkan Veerman setelah memasukkan birdie di hole play-off pertama. Ini sekaligus menjadi gelar profesional kedua bagi Zetterwall setelah sebelumnya ia menang juga di Filipina.

”Kemenangan ini sangat berarti buat saya. Saya akan menanjak ke puncak Order of Merit dan memperbesar peluang saya untuk mengamankan kartu Asian Tour saya,” ujar Zetterwall yang sudah mengalami kegagalan untuk meraih kartu Asian Tour pada Qualifying School bulan Januari lalu.

”Saya sudah 1-over hingga hole 6 dan saya tahu saya mesti segera fokus agar bisa berpeluang menang pekan ini,” tuturnya. ”Saya berhasil mendapat 2 birdie di hole 7 dan 8 dan unggul dengan 3 birdie lagi di empat hole setelah putaran pertama.”

Sayangnya, ia mendapat double-bogey di hole 14 sehingga membuka peluang bagi Veerman. Veerman malah berhasil mendapatkan 3 birdie di empat hole terakhirnya untuk memaksakan play-off.

Namun, justru Zetterwall yang berhasil mengungguli Veerman.

”Saya membuat pukulan yang bagus ke tengah fairway. Lalu saya memakai 6-iron untuk memukul bola hingga 12 kaki ke arah pin. Sungguh menggembirakan bisa melihat saya memasukkan putt birdie itu,” ujar Zetterwall gembira. Ia berhasi membawa hadiah uang sebesar US$17.500.

Prestasi terbaik pemain Indonesia dicapai oleh dua pegolf amatir dan satu pegolf profesional. Naraajie Emerald Ramadhan Putra dan Tirto Tamardi sama-sama mencatatkan total skor 9-under 279. Satu pemain profesional, Danny Masrin juga mencatatkan total skor yang sama sehingga mereka semua finis di peringkat T18.

Pemain amatir Indonesia lainnya, Kevin C. Akbar juga mencatatkan skor yang cukup bagus, 7-under 281. Adapun satu stroke di belakangnya ada Rory Hie dan George Gandranata dengan total skor 6-under 282. Dengan Rinaldi Adiyandono finis di posisi T39 dengan total skor 4-under 284.

Indra Hermawan, yang sempat membuat kejutan pada hari pertama harus puas berada di posisi T44 dengan skor 2-under 286. Asep Saefulloh berbagi tempat dengan mantan pemain amatir Singapura, Jonathan Woo dengan skor even par 288. Adapun di peringkat T52 ada pemain amatir Clement Kurniawan dan Denny A. Wijaya dengan raihan 3-over 291. Sementara Jordan Irawan dan Ilyassak sama-sama membukukan 6-over 294.