Pegolf asal Australia, Marcus Fraser akhirnya keluar sebagai juara pada Maybank Championship Malaysia yang diadakan pada 18-21 Februari. Bersaing dengan pegolf muda asal Korea Selatan, Lee Soomin, Fraser benar-benar menikmati permainannya dan mengakhiri putaran terakhir dengan skor 3-under 68 dan total skor 15-under 269 untuk keunggulan dua stroke.

Bermain di bawah teriknya matahari Malaysia, Fraser benar-benar memanfaatkan permainan buruk Lee Soomin untuk meraih gelar European Tour ketiga dalam ajang yang juga disokong oleh Asian Tour ini. Gelar ini sekaligus mengakhiri penantian Fraser selama enam tahun terakhir dan membuatnya berhak membawa pulang hadiah uang sebesar US$500.000 dan trofi unik kepala harimau.

”Sulit dipercaya,” ujar Fraser yang juga langsung berada di posisi teratas Order of Merit Asian Tour berkat kemenangannya ini. ”Enam tahun berlalu sejak kemenangan terakhir saya …. Tiap kali berangkat untuk bertanding, anak-anak saya sering meminta, ’Bawa pulang trofi ya?’. Dan saya akan menjawab, ’Ayah akan coba’, dan kali ini saya benar-benar membawa pulang trofi dan akan saya bawa ke sekolahan untuk dipamerkan dan diceritakan. Pasti keren sekali. Ini alasan mengapa saya ingin menang.

”Di hole terakhit itu, saya tak tahu bagaimana bisa memasukkan bola. Saya amat gugup dan saat hendak melakukan putting, saya bisa melihat putter saya agak bergetar. Tapi saya berkata pada diri sendiri bahwa ini satu kesempatan untuk menang dan saya menarik napas dalam-dalam beberapa kali dan memasukkan putt itu. Rasanya sangat istimewa. Sungguh menyenangkan. Kata-kata saja takkan cukup menggambarkan perasaan saya.”

Lee Soomin mengawali putaran akhir itu dengan keunggulan tiga stroke dan tampaknya bakal menjadi kampiun sampai ia mendapatkan double bogey di hole 16 lantaran tee off-nya meleset dari fairway. Fraser pun memanfaatkan hal tersebut untuk menyamakan perolehan skornya. Bersaing ketat hingga hole terakhir, sekali lagi pegolf berusia 24 tahun asal Korea Selatan tersebut gagal mengamankan par di green terakhir. Ia kemudian harus puas mendapat double bogey di hole terakhir dan berbagi tempat kedua dengan pegolf muda asal Filipina, Miguel Tabuena.

Dengan mata yang berkaca-kaca, Soomin mengaku kecewa lantaran gagal mendapatkan gelar perdananya. Meski demikian, ia mengaku prestasinya kali ini merupakan hal yang sangat positif.

”Saya agak sedikit kecewa. Tapi tidak apa-apa karena masih ada banyak turnamen yang bisa saya ikuti dan menangkan. Saya sudah tiga kali finis di top 10 dalam tiga turnamen, jadi tidak apa-apa,” ujarnya.

”Hole 16, 17, dan 18 amatlah penting di sini. Saya amat gugup dan merasa tertekan. Saya gagal melakukan sejumlah putt pendek dan itu alasan mengapa saya [harus puas] finis di posisi kedua. Masih ada satu turnamen lagi di Perth pekan depan, jadi semoga saja saya bisa main bagus.”

Hasil akhri Maybank Championship Malaysia bisa Anda lihat pada halaman resmi Asian Tour. Pekan ini, Asian Tour dan European Tour akan berkunjung ke Australia untuk gelaran ISPS HANDA Perth International di Lake Karrinyup Golf Club, Perth.