Kiradech Aphibarnrat meluapkan ekspresinya dengan mengepalkan tinjunya ketika melihat putt terakhirnya berhasil masuk di hole 18 Club Golf de Chapultepec. Putting tersebut tak hanya memberinya birdie terakhirnya pada World Golf Championships-Mexico Championship, tapi juga membuatnya kembali menorehkan skor 3-under 68 dan memberinya finis di peringkat T3. Ini menjadi prestasi terbaik bagi Kiradech selama bermain pada ajang World Golf Championships.

Birdie di hole 18 itu menjadi bagian dari tiga birdie berturut-turut yang membantunya mencatatkan skor 68 untuk ketiga kalinya sepanjang pekan tersebut.

Hasil ini, tak pelak lagi, memberinya posisi terbaik yang pernah ia peroleh. Dan yang paling penting, hasil pekan itu menjadi kebangkitan Kiradech, yang sempat terpuruk selama bermain pada ajang PGA TOUR pada tahun 2019 ini.

“Saya bermain dengan sangat hati-hati sepanjang hari ini (kemarin), bersabar menanti saat yang tepat. Saya malah main even par hingga 15 hole. Rasanya saya memberi terlalu banyak tekanan buat diri sendiri karena saya sangat ingin main bagus di sini. Beberapa birdie terakhir menjadi sangat berarti buat saya,” Kiradech menuturkan.

Kiradech mengawali putaran finalnya itu dengan berada di peringkat T7. Sempat melakukan tiga putt dan mendapat bogey di hole 3, ia kembali bangkit dan menorehkan birdie di hole 5. Putting-nya dari jarak 7 kaki berhasil masuk dengan mulus. Namun, ia hanya bisa bermain par di sepuluh hole berikutnya sampai akhirnya mencatatkan tiga birdie berturur-turut di tiga hole terakhirnya itu.

Permainan iron-nya yang akurat seakan kembali ketika di hole 16, approach-nya berhasil mengantarkan bola hingga berjarak 18 inchi dari lubang. Di hole 17 dan 18, pukulan wedge-nya sukses menempatkan bola 4 kaki dari lubang. Ia pun akhirnya menutup pekan istimewa di Meksiko itu dengan torehkan 11-under 273, sepuluh stroke di belakang Dustin Johnson.

“Green di sini benar-benar sulit. Kalau tak benar-benar hati-hati, skor Anda bakal rusak. Sepanjang hari ini saya tetap bermain sabar. Saya masih berpikir kalau saya masih bisa mendapatkan beberapa birdie pada akhirnya, dan kemudian saya akhirnya berhasil menuntaskan turnamen ini,” sambung Kiradech.

Tak hanya berhasil menorehkan prestasi terbaik, Kiradech pun berhasil memulihkan percaya dirinya. Sebelumnya, ia berangkat ke Meksiko dengan rekor yang tidak memuaskan. Ia gagal lolos cut pada tiga dari empat turnamen yang ia mainkan tahun ini. Ia gagal menembus akhir pekan pada Genesis Open di Los Angeles gara-gara mendapat tiga bogey di empat hole terakhirnya, skornya kurang satu stroke dari jatah akhir pekan. Yang lebih menyakitkan ialah ia melakukan hal tersebut persis ketika Kapten Tim Internasional Presidents Cup Ernie Els menjadi rekan bermainnya.

Finis terbaiknya pekan ini berhasil memberinya 151,66 poin FedExCup. Posisinya pun beranjak ke peringkat 52 dan ia bakal memulai perburuannya untuk menembus FedExCup Playoff bulan Agustus nanti. Ia juga membawa pulang hadiah uang senilai US$472.000 dan peringkatnya pun melonjak ke peringkat 36 menurut Official World Golf Ranking. Ia juga bakal masuk ke jajaran 15 besar pada klasemen Tim Internasional untuk Presidents Cup, setelah pada awal pekan lalu ia berada di peringkat 31. Tentulah ia berniat untuk menembus 8 besar yang secara otomatis akan menjadi bagian dari anggota tim.

“Saya pikir tiga hole terakhir itu merupakan hal besar buat saya. Ketiga birdie itu benar-benar mengangkat saya dan menunjukkan kalau saya harus bermain dengan permainan saya sendiri. Ini pekan yang sangat positif,” tandas Kiradech.

Sementara itu, pemain asal China Li Haotong berhasil menorehkan skor terbaiknya pada pekan itu dengan skor 67. Ia pun finis di posisi T19 dengan skor total 5-under 279. Hideki Matsuyama, satu-satunya pemain Asia yang menjuarai ajang WGC, juga menempati peringkat yang sama setelah pada hari terakhri bermain 1-under 70.

Dustin Johnson berhasil meraih kemenangan usai kembali mencatatkan skor 66 pada putaran final itu. Skor total 263 miliknya menempatkannya lima stroke lebih baik daripada Rory McIlroy. Kemenangan ini sekaligus menjadi kemenangan ke-20 baginya.

Leave a comment