Minimal sebanyak empat pegolf Indonesia berpeluang lolos cut dan menikmati putaran akhir pekan pada gelaran BNI Indonesian Masters presented by Zurich. Jumlah ini masih bisa bertambah mengingat beberapa pemain masih menyisakan sekitar 4-5 putaran ketika putaran kedua kembali dihentikan, kali ini pada pukul 17:45.

Salah satu pegolf senior, Nasin Surachman memastikan tempatnya untuk bermain pada putaran ketiga dan keempat. Pegolf asal Sawangan ini tadi (7/10) mencatatkan skor 1-under 71. Dengan total skor even par 144, Nasin mengamankan tempatnya dalam dua putaran terakhir.

Nasin sempat menemui kendala ketika memulai putaran kedua tadi dengan 3-over lantaran mendapat bogey di hole 1 dan double bogey di hole 2. Namun, ia berhasil mendapatkan dua birdie di hole 4d  an 9.

Memasuki sembilan hole kedua, ia menambah catatan birdie-nya di hole 12 14, dan 16. Meski mendapat bogey di hole 17, ia berhasil mengamankan par di hole terakhir sekaligus menjadi pegolf Indonesia pertama yang memastikan lolos cut pada penyelenggaraan tahun ini.

Pegolf asal Medan, Kurnia Herisiandy Santoso juga berpeluang besar untuk menembus putaran final. Setelah kemarin bermain 1-under 71, pegolf yang akrab disapa Heri ini mencatatkan 2 birdie dan 1 bogey sampai putaran kedua harus dihentikan lantaran gelap.

Kurnia menuturkan pada hari ini ia menjaga keseimbangan permainan dan tidak sepenuhnya bermain agresif.

”Sejak seminggu setelah pulang dari Bandung (untuk PON XIX Jawa Barat), saya hanya latihan putting,” ujar Heri yang kini menggunakan teknik putting yang berbeda dengan kebiasaan sebelumnya.

Selain Kurnia, pegolf lain yang berpeluang lolos ialah Danny Masrin dan Rory Hie. Hari ini Rory bermain sangat baik dengan mencatatkan eagle di hole 2 dan birdie di hole 7 dan 11. Ia hanya mendapat bogey di hole 10.

Adapun Danny Masrin yang kemarin bermain even par, hari ini juga menunjukkan permainan yang menjanjikan. Meski sempat mendapat bogey di hole pertama, sampai hole ke-12 ia sudah bermain 2-under berkat birdie yang ia peroleh di hole 4, 5, dan 10.

Danny mendapat bogey keduanya pada hari ini di hole 13, namun masih bisa menjaga permainannya hingga hole 16. Dengan sisa dua hole, peluangnya untuk memperbaiki skor masih sangat terbuka.

Pegolf Indonesia lainnya, Benita Kasiadi, juga masih harus menyelesaikan lima hole lagi. Meski saat ini bermain total 6-over, putra pegolf legendaris Kasiadi ini masih memiliki optimisme.

”Masih ada peluang!” ujarnya sambil tersenyum. ”Doakan saja!”

Sejak 2011 lalu, tren pemain Indonesia yang lolos memang terus terjaga. Namun, sampai tahun lalu pemain yang lolos selalu hanya satu pemain. Tren tersebut hampir pasti akan diakhiri pada tahun ini. Pastikan Anda menyaksikan sejarah baru dalam dunia golf di Indonesia dengan mendukung langsung para pemain lokal!

BNI Indonesian Masters presented by Zurich kali ini dirancang untuk semua anggota keluarga sehingga sangat ideal untuk mengajak keluarga menikmati ajang golf paling prestisius pada akhir pekan ini. Selain itu, mulai pukul 12:30 Chef Farah Quinn akan ikut meramaikan kegiatan di Royale Jakarta Golf Club.

Putaran kedua akan dilanjutkan besok (8/10) pada pukul 06:30. Informasi lebih lanjut bisa Anda simak di www.indonesianmasters.co.id atau www.asiantour.com.