Sebagai lapangan golf, Emeralda Golf Club merupakan salah satu lapangan golf yang berpengalaman menggelar ajang-ajang internasional. Tahun ini, lapangan ini kembali dipercaya untuk menggelar Indonesia Open 2012, turnamen pembuka OneAsia musim 2012.

Emeralda Golf Club menjadi salah satu lapangan di lingkar Jabodetabek yang terbilang istimewa. Dua legenda golf mencurahkan perhatian mereka untuk membangun lapangan ini. Adalah Arnold Palmer yang berperan dalam menghadirkan River Course dan Lake Course di lapangan yang resmi dibuka pada 1994 ini. Goresan Jack Nicklaus pun turut hadir melalui Plantation Course. Dengan tiap lapangan terdiri dari 9 hole, lapangan ini pun memiliki 27 hole, dengan taraf internasional, namun tetap memberi kenikmatan tersendiri bagi para pegolf dari berbagai tingkat kemampuan.

Masing-masing lapangan tampak memiliki karakternya tersendiri. River Course, misalnya, didominasi oleh berbagai rintangan air, terutama sungai-sungai. Adapun Lake Course, mayoritas hole-nya senantiasa menghadirkan kolam dan danau yang akan memberikan tantangan tersendiri bagi para pegolf. Adapun Plantation Course didominasi oleh dataran, yang sesekali dihias pula dengan sungai kecil yang melintas di lapangan, plus pepohonan kelapa.

Emeralda Golf Club 3 Lapangan dengan Sentuhan 2 Legenda
Emeralda Golf Club

Keindahan dan tantangan yang dihadirkan Emeralda Golf Club membuat lapangan ini dipercaya menggelar sejumlah turnamen besar. Tepat setahun setelah dibuka untuk umum, lapangan ini menjadi penyelenggara Alfred Dunhill Masters yang kala itu dimenangkan oleh Michael Campbell. Setahun kemudian, Emeralda Golf club juga menjadi tuan rumah Volvo Asian Matchplay Championship dan Johnnie Walker Super Tour pada 1997. Tahun lalu, lapangan ini juga menjadi saksi ketangguhan Ferdie Aunzo asal Filipina dalam meraih gelar Ancora Classic, ajang yang masuk agenda ASEAN PGA Tour.

Emeralda kembali dipercaya menjadi tuan rumah Indonesia Open untuk kedua kalinya pada 22-25 Maret lalu setelah tahun 2006. Hanya saja nuansa kali ini jelas berbeda, mengingat Indonesia Open telah menjadi agenda rutin OneAsia sejak 2010.

[columns][column size=”1/2″]

Emeralda Golf Club, 3 Lapangan dengan Sentuhan 2 Legenda - Golf Cart
Golf Cart Emerald Golf Club

[/column][column size=”1/2″]

Clubhouse-nya sendiri tampak unik dengan gaya bangunan khas Eropa. Gedung yang menjadi bangunan utama ini dirancang oleh Klages, Carter, Vail and Partner dengan sentuhan yang mengingatkan Anda pada Gedung Sate di Bandung. Sementara restorannya akan membuat para pegolf bisa berleha-leha setelah bermain golf.

[/column][/columns]

Berbagai fasilitas lain melengkapi Emeralda Golf Club sebagai sebuah lapangan yang relatif komplit. Selain 150 golf cart, driving range dan putting green, Proshop, meeting room & board room, tersedia pula massage spa & sauna.

Fakta-fakta

Desainer: Arnold Palmer (River dan Lake Course) dan Jack Nicklaus (Plantation Course)
Dibuka untuk pertama kali: 1994
Jumlah hole dan par: 27 hole (dari rencana 36 hole), 108 par
Jenis rumput: Bermuda dan tiff grass
Ukuran lapangan: Gold 9.821 yard; Black 9.405 yard; Blue 8.727 yard; White 7.971 yard; Red 7.124 yard
Jam operasional: 06;00-18:00, setiap hari
Kecepatan green: 10 pada stimpmeter
Fasilitas: driving range, spa, sauna, massage, golf cart, restoran, dan pro shop

  • Teks Raka S. Kurnia
  • Foto Taufik D