Setelah memimpin dalam dua putaran sebelumnya, Elki Kow akhirnya sukses meraih gelar profesional pertamanya setelah menjuarai Buma Indonesian Golf Tour yang berlangsung di Damai Indah Golf Bumi Serpong Damai Course, 13-15 November 2017 lalu.

Pegolf berusia 23 tahun ini membukukan skor 4-under 68 pada hari terakhir untuk memastikan kemenangannya dengan total 16-under 200. Pencapaian tersebut membuat skor Elki tidak mungkin lagi dikejar oleh para pesaingnya.

”Jujur saja, pukulan tee saya kurang bagus, tidak seperti dua hari sebelumnya. Beruntung saya masih tertolong dengan short game saya,” tutur Elki yang berusaha untuk tidak melakukan kesalahan pada putaran final tersebut.

Elki yang baru beralih profesional pada bulan Juni 2017 lalu menjadi pegolf profesional pertama dalam era Indonesian Golf Tour yang memenangkan gelar setelah memutuskan menanggalkan status amatirnya.

”Saya puas dan senang bisa menang dan berharap bisa menang lagi di turnamen-turnamen berikutnya,” tandas Elki.

Dengan posisi juara yang sudah bisa dipastikan, persaingan untuk tempat kedua malah berjalan seru. Benita Yuniarto Kasiadi, Fajar Win Nuryanto, dan Jordan Surya Irawan bersaing ketat. Namun, kematangan Benita dalam menjaga menjaga ritme permainan sepanjang 18 hole membawanya finis di peringkat kedua dengan total 8-under 208. Sementara Fajar yang juga tengah dalam performa terbaiknya menyamai pencapaian Benita tersebut.

Meski harus puas berada di tempat keempat, bagi Jordan peringkat tersebut bisa dibilang peringkat yang sangat baik, mengingat ia absen selama dua bulan. Bermain 1-over 73 pada hari terakhir, ia mencatatkan total skor 7-under 209.

Sementara itu, persaingan di level amatir akhirnya dimenangkan oleh pegolf remaja asal Korea Selatan, Yang Hee-jun. Yang bersaing ketat dengan Jose Suryadinata dan Tirto Tamardi untuk memastikan haknya menyandang status Lowest Amateur. Ia membukukan 5-under 211, satu stroke lebih baik daripada Jose.

Seri VII Indonesian Golf Tour kali ini mendapat dukungan dari PT Bukit Makmur Mandiri Utama. Perusahaan yang memberikan berbagai servis kepada produsen batubara Indonesia ini menunjukkan kontribusi pertamanya bagi golf profesional dengan menyediakan total hadiah sebesar Rp300 juta.

”Kami senang bisa terlibat dalam turnamen golf profesional seperti IGT ini. Pertandingan pro-am sehari sebelum IGT juga merupakan yang pertama kali kami lakukan dan ternyata ini menarik sekali. Para peserta pro-am sangat senang dan mendapat pengalaman berharga bisa bermain dengan para profesional. Kami berharap bisa melanjutkannya lagi pada tahun depan,” ujar Sorimuda Pulungan, Chief Operational Officer PT Bukit Makmur Mandiri Utama.