Elki Kow membuka peluang juara dan meraih gelar profesional pertamanya setelah berhasil mempertahankan posisi teratas pada akhir putaran kedua Indonesian Golf Tour (IGT) Seri VII yang berlangsung di Damai Indah Golf Bumi Serpong Damai Course kemarin (14/11).

Meskipun sempat terhenti lantaran hujan deras yang disertai petir, putaran kedua kemarin akhirnya bisa dituntaskan dengan menempatkan Elki di puncak klasemen untuk pertama kalinya dalam karier profesionalnya setelah kembali bermain 6-under 66 dan membukukan total skor 12-under 134.

Elki yang kemarin bermain dari hole 10 mengaku pukulannya kurang maksimal meskipun mengawali putaran keduanya dengan birdie di hole tersebut.

”Saya berupaya tidak memaksakan permainan. Tapi di sembilan hole kedua, saya mendapatkan momentum ketika berhasil memasukkan putt dari jarak jauh di hole 3. Itu putt berbuah eagle. Setelah itu pukulan saya menjadi lebih bagus,” ujar Elki yang kemarin bermain tanpa bogey.

Bersaing untuk memperebutkan gelar pertamanya sejak beralih profesional Juni 2017 lalu, Elki berniat untuk menjaga permainan dan emosinya agar bisa memaksimalkan keunggulan dengan gelar juara.

Posisi kedua ditempati oleh Jordan Surya Irawan dengan selisih 4 stroke dari Elki. Pegolf berusia 22 tahun ini masih mempertahankan performa bagusnya sejak hari pertama dengan menorehkan 3-under 69 dan bersiap untuk bersaing merebut gelar.

”Saya main tanpa tekanan dua hari ini. Saya sadar kalau saya mengambil jeda lumayan lama (dua bulan) sehingga hanya ingin bermain sebagusnya saja,” ujar Jordan yang meraih gelar IGT pertamanya pada Seri I tahun lalu.

Jordan melanjutkan, ia berusaha main semaksimal mungkin untuk membuka peluang bermain pada Indonesian Masters dan Seri Final IGT pada bulan Desember mendatang. Meski demikian ia mengaku terkejut dengan permainannya dua hari ini.

”Ternyata hasilnya lebih bagus daripada yang saya perkirakan. Saya sendiri cukup kaget,” ujar Jordan.

Perebutan gelar juara pada putaran ketiga yang berlangsung hari ini memang masih sangat terbuka. Dua pegolf lain, Fajar Win Nuryanto dan Benita Yuniarto Kasiadi hanya berselisih satu stroke dari Jordan setelah keduanya sama-sama membukukan skor 7-under 137.

Persaingan lain yang tak kalah seru datang dari kelas amatir. Dominikus Glen dan Yang Hee-jun sama-sama bermain mengesankan dan mengumpulkan total skor 4-under 140. Glen dan Yang berbagi peringkat keenam dengan George Gandranata dan Clement Kurniawan.

Adapun pegolf asal Jawa Timur Tirto Tamardi sepertinya kembali menemukan permainan terbaiknya pada putaran kedua kemarin dengan membukukan skor 3-under 69. Dengan total skor 141, Tirto berada di peringkat ke-10.

”Beberapa waktu ini saya memang melakukan perubahan swing. Dan justru baru-baru ini saya merasa swing-nya sudah makin pas. Tinggal dimantapkan lagi saja,” ujar Tirto.

Seri VII kali ini merupakan kontribusi pertama dari PT Bumi Makmur Mandiri Utama (Buma) pada level IGT. Sebagai sponsor, perusahaan yang bergerak di bidang servis kepada produsen batubara ini menyediakan hadiah uang sebesar Rp300 juta.

Perkembangan putaran ketiga atau putaran final dapat Anda ikuti melalui situs resmi Indonesian Golf Tour atau PGA Tour of Indonesia.