Duo Australia memimpin BNI Indonesian Masters presented by Zurich hari kedua (7/10). Kalem Richardson dan Marcus Fraser sama-sama mencatatkan skor 8-under 136 dan untuk sementara berada di puncak klasemen.

Turnamen hari ini sempat mengalami penundaan lantaran ancaman petir pada pukul 13:55. Penundaan selama sejam ini pada akhirnya mengakibatkan sebanyak 27 pemain mesti menuntaskan putaran kedua mereka pada pukul 6:30 besok (8/10).

Fraser yang membutuhkan kemenangan untuk mengambil alih posisi Scott Hend sebagai pemimpin Order of Merit Asian Tour berhasil mendapatkan performa yang prima. Bermain pada sesi pagi, Fraser berhasil mendapatkan 7 birdie dan 2 bogey dan mencatatan skor 5-under 67.

”Permainan saya cukup mantap. Saya merasa bermain persis seperti kemarin. Drive saya hanya satu yang jelek, yaitu di hole 17. Pukulan saya itu sangat buruk, akibatnya saya mendapat bogey. Selain itu, semuanya mantap. Semoga saja saya bisa mempertahankan skor dan tetap bermain dengan baik,” imbuh Fraser.

Rekan senegaranya, Richardson, kini mengincah gelar Asian Tour pertama dalam kariernya, terlebih setelah sempat mengalami cedera lutut pada awal tahun ini.

”Saya sedikit kesulitan dengan permainan saya [sebelumnya]. Senang bisa melampaui sejumlah tantangan hari ini dan tetap fokus. Biasanya saya mudah terbawa suasana dan hal itu sering memberi dampak buruk buat saya,” ujarnya.

Adapun Thongchai Jaidee, satu-satunya pegolf yang memenangkan tiga Order of Merit Asian Tour, melanjutkan permainan solidnya hari ini dan mencatatkan total skor 7-under 137. Ia mulai bersaing untuk memperebutkan gelar dan memaksa menyelesaikan hole terakhir, meskipun sirine sudah dibunyikan.

”Kami bermain cepat di dua hole terakhir karena tak ingin kembali lagi [dan memainkan putaran kedua] besok pagi. Saya main sangat bagus dan sama sekali tak ada keluhan untuk putaran hari ini. Setidaknya sekarang saya tahu kalau saya punya kesempatan untuk beristirahat dan berpeluang [bersaing] pada akhir pekan ini,” ujar Thongchai.

Selain Thongchai, di peringkat ketiga ada pegolf asal Jepang Masahiro Kawamura dan pegolf India Chikkarangappa. Chikkarangappa yang tahun ini berhasil dua kali masuk 10 besar di kancah Asian Tour dan satu kemenangan lokal mengaku melanjutkan tren positifnya.

”Pekan ini serasa seperti memainkan Tour di rumah sendiri. Anirban (Lahiri) juga bermain di sini dan kami berlatih bersama di driving range dan saling membantu. Saya mendapat energy positif tiap kali dia ada di sekitar saya karena saya mendapat saran terbaik darinya,” ujar sahabat dekat Lahiri ini.