Juara bertahan Credit Suisse Amateur Match Play Championship, Cahyo Adhitomo hari ini (13/10) menghadapi pegolf asal Jawa Barat, Akmin. Duel kali ini diperkirakan akan menjanjikan pertarungan seru, mengingat perjalanan keduanya dalam mencapai final terbilang sangat meyakinkan, meskipun keduanya memiliki status yang berbeda. Jika Cahyo merupakan juara bertahan, Akmin merupakan pemain yang baru pertama kali mengikuti kejuaraan match play di Gunung Geulis Country Club ini.

Perjalanan Akmin, yang juga membela Jawa Barat dalam ajang Pekan Olahraga Nasional XIX lalu, mencapai babak final terbilang luar biasa. Sebagai pendatang baru, ia di antaranya berhasil mengalahkan pegolf andalan Sumatra Selatan, Rizchy Subakti dengan skor tipis 1-up.

Sementara pada babak semifinal, Akmin kembali berhasil menang, kali ini dari pegolf asal Banten, Grady Santoso. Sama-sama pertama kali turun dalam pertandingan match play, Akmin berhasil unggul dengan kemenangan telak 3&2.

”Meski bisa menang dengan poin lebih besar, tidak mudah mengalahkan Grady. Dia pemain bagus,” ujar Akmin. Harapannya untuk bertemu dengan juara bertahan akhirnya terwujud.

Perjalanan Cahyo untuk kembali ke babak final juga terbilang terjal. Ia harus menghadapi juara tahun 2012, Zulhaimi dari Klub Blue Tee. Zulhaimi terbukti menjadi lawan terberat Cahyo dalam kejuaraan kali ini sehingga sanggup memberikan perlawanan sengit, meskipun dari segi jarak pukulan ia mengaku tertinggal hingga 50 meter dari Cahyo.

Cahyo baru berhasil menyamakan poin di hole 14 dan akhirnya mengambil kendali di hole 15.

”Jujur saja, ini permainan terberat yang saya hadapi sejak ikut serta di 2013. Saya dan Om Zul mempunyai strategi yang sama sehingga sulit mencari celah untuk mengalahkannya. Karena itu ketika saya bisa memenangi hole 14 dan 15, saya sedikit bisa rileks dan menjaga permainan. Semifinal kali ini benar-benar menguras pikiran saya,” jelas pegolf berusia 24 tahun ini.

Pertandingan penentuan juara antara Cahyo dan Akmin akan dimainkan sebanyak 36 hole pada hari ini.

Dari sisi gengsi turnamen, ajang match play ini telah memasuki tahun penyelenggaraan yang ke-14. Juara dari turnamen inipun akan mendapatkan poin ranking amatir dunia berdasarkan World Amateur Golf Ranking.